Pilpres 2019

Ngaku Susah Dapat Pinjaman dari Bank, Prabowo Sindir Pengemplang Pajak : Negara Ini Punya Genderuwo

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku sulit mendapatkan pinjaman dari Bank di Indonesia.

Ngaku Susah Dapat Pinjaman dari Bank, Prabowo Sindir Pengemplang Pajak : Negara Ini Punya Genderuwo
Tribunnews/Jeprima
Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat memberikan kata sambutan seusai rapat pleno penetapan nomor urut Capres dan Cawapres di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Jokowi dan Maruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dan Probowo Sandi nomor urut 2. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali mengatakan bahwa ia memiliki keterbatasan logistik dalam mengikuti Pemilu Presiden 2019.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri HUT Federasi Serikat Pekerja Metal seluruh Indonesia (FSPMI) di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu, (6/2/2019).

"Dari awal kita mengakui kita ini paket hemat, pahe, uang kita terbatas," ujar Prabowo.

Keterbatasan logistik itu salah satunya karena sulitnya mengupayakan pinjaman dana ke bank.

Selain itu Prabowo juga mengaku sulit untuk menjual asetnya.

"Saya mau dagang aja sulit. Saya engga bisa dapat pinjaman uang dari Indonesia, dari luar negeri pun saya mau jual aset susah, teman-teman saya juga, Sandi juga. Saya bingung negara ini punya siapa? Punya genderuwo katanya, punya genderuwo?" katanya.

Prabowo heran sebagai mantan prajurit TNI, ia sulit untuk mengkredit pinjaman, padahal sarat-sarat pinjaman, sudah terpenuhi.

Sementara di satu sisi para pengemplang pajak dengan mudahnya mendapatkan pinjaman.

"Aku pinjam uang engga dilayani, saya engga apa apa, tapi itu orang-orang yang tukang ngemplang utang rakyat, dikasih lagi, kredit terus terus. Saya engga ada masalah," katanya.

Oleh karena itu menurut Prabowo jangan heran, bila dalam pemilu kali ini alat perga kampanye Prabowo-Sandi tidak terlalu banyak.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved