Pelaku Curanmor Bersenjata Api Yang Ditangkap Polres Bogor adalah Kelompok Residivis Asal Sumatera

mereka juga merupakan residivis yang sudah kawakan yang beroperasi di wilayah Jawa Barat, Jakarta dan Banten.

Pelaku Curanmor Bersenjata Api Yang Ditangkap Polres Bogor adalah Kelompok Residivis Asal Sumatera
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pelaku Curanmor Bersenjata Api Yang Ditangkap Polres Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, mengatakan bahwa empat pelaku pencurian motor bersenjata api rakitan yang berhasil diamankan Polres Bogor merupakan kelompok antara provinsi dari wilayah Sumatera.

Selain itu, kata dia, mereka juga merupakan residivis yang sudah kawakan yang beroperasi di wilayah Jawa Barat, Jakarta dan Banten.

"Pelaku bekerja secara berkelompok dan termasuk jaringan residivis dan sudah 3 kali keluar masuk penjara," kata Benny di Mapolres Bogor, Jumat (8/2/2019).

Ia menuturkan bahwa keempat pelaku ini adalah AR, N, RH dan IN yang berperan 1 orang dianataranya sebagai penadah, 2 eksekutor dan 1 penembak.

Benny menjelaskan bahwa sasaran para pelaku ini adalah lokasi berupa area parkiran kendaraan serta sepi dan para pelaku ini mampu beraksi tidak lebih dari 3 menit.

"Modus mereka, karena residivis, mereka tidak segan-segan untuk melukai siapa saja yang mencoba menghalangi. Yang jelas senjata yamg dimiliki terkait senjata ilegal, yang bersangkutan juga digunakan utlntuk apabila yang bersangkutan terdesak," ujarnya.

Dalam pengungkapan ini, Polres Bogor berhasil mengamankan barang bukti 2 pucuk senjata api rakitan termasuk 20 butir peluru kaliber 9 mm, 15 kunci letter T dan 8 unit sepeda motor hasil curian.

"Yang gak ketangkep (barang bukti) masih banyak. Karena ada daerah-daerah yang bukan lokasi wilayah hukum polres bogor. Mereka sudah melakukan lebih dari 30 kali curanmor di luar wilayah Polres Bogor. Masing-masing pelaku kerap berpindah-pindah setelah melakukan aksi. Mereka kelompok wilayah Sumatera antar provinsi, yang jelas mereka residivis, sudah kawakan," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved