Pencuri Motor yang Tembak Petani di Cileungsi Hingga Tewas Dibekuk Polisi

Sindikat curanmor bersenjata api yang menyebabkan seorang warga di Cileungsi Bogor tewas rupanya sudah beraksi puluhan kali

Pencuri Motor yang Tembak Petani di Cileungsi Hingga Tewas Dibekuk Polisi
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan polisi dari sindikat pencuri bersenjata api dipajang di Polres Bogor saat menggelar rilis penangkapan, Jumat (8/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sindikat curanmor bersenjata api yang tembak seorang petani di Cileungsi Bogor tewas rupanya sudah beraksi puluhan kali di wilayah antar provinsi di kawasan Jakarta dan Jawa Barat.

Empat orang pelaku pun ini berhasil diamankan Polres Bogor dan di Bogor sendiri para pelaku ini sudah beraksi sampai 15 kali.

"Bukan tidak mungkin kita lakukan pengembangan di daerah-daerah lain akan kita ungkap. Untuk penangkapan di wilayah Kerawang," kata Kapolres Bogor, AKBP A.M Dicky dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Jumat (8/2/2019).

Ia menjelaskan bahwa wilayah Bogor sebelah timur dibatasi oleh tol yang berbatasan dengan Kerawang bagian barat dan tembus ke Bekasi.

Hadang Kawanan Pencuri, Warga Cileungsi Bogor Tewas Ditembak Maling Usai Cari Rumput

Dicky mengatakan bahwa di daerah sekitar itu lah para pelaku ini diperkirakan kerap beraksi.

Pelaku curas sekaligus curanmor ini, kata dia, juga tidak segan-segan menembak siapa pun yang memergokinya saat beraksi seperti yang terjadi di Cileungsi beberapa waktu lalu.

"Kita mendapatkan pengembangan, (barang bukti) bukan satu bahkan 2 pucuk senjata api rakitan termasuk peluru sekitar 20 butir kaliber 9 mm, kemudian ada sekitar 15 kunci letter T berbagai model sesuai dengan sasaran motor yang mau diambil, kemudian 8 sepeda motor kita akan lakukan pengembangan terhadap motor-motor tersebut," katanya.

Para pelaku dijerat Pasal 53 KUHP Jo Pasal 365 KUHP Jo Pasal 480 KUHP JO UU Darurat No.12/DRT/1951 dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved