Setelah Rusak Motor, Video Adi Saputra Nangis Viral, Tapi Warganet Malah Penasaran Sama Polisi Ini

Sosok AKP Lalu Hedwin, Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan mencuri perhatian netizen.

Setelah Rusak Motor, Video Adi Saputra Nangis Viral, Tapi Warganet Malah Penasaran Sama Polisi Ini
Kolase Tribun Video
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Lalu Hedwin. 

Komandan PASKIBRAKA Nasional 2016.

Sukses selalu Komandan !!!" ungkapnya pada postingan Jumat (8/2/2019).

Dikutip dari Kompas.com, Komandan Paskibraka tahun 2016 bernama lengkap AKP Lalu Hedwin Hanggara, S.IK.

AKP Lalu Hedwin Hanggara kini menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Tangsel.

Ia merupakan pria kelahiran Malang, 19 Maret 1985.

Di usianya yang baru memasuki awal kepala tiga, Lalu Hedwin sudah menyandang pangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi).

Gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.IK) pun telah dikantonginya di usia yang tergolong muda.

Sebelum menjabat Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Lalu Hendwin pernah bertugas di Polresta Bogor Kota sebagai Kaur Bin Ops Lantas dan Kanit Regident.

AKP Lalu Hedwin pernah menjabat sebagai Kasubag Humas Polres Bogor Kota pada 2013 lalu.

Pada tahun 2016 lalu, ia bertugas memimpin 67 orang anggota Paskibraka mengibarkan bendera merah putih di Istana Negara.

Alasan Bakar STNK

Selain video Adi Saputra membanting sepeda motor yang dikendarainya karena ditilang, video Adi membakar STNK-turut viral di media sosial.

Adi membakar STNK tersebut lantaran frustasi karena sepeda motor yang dibelinya itu disita polisi.

Ini Pekerjaan Adi Saputra, Pria yang Mengamuk dan Rusak Motor saat Ditilang Polisi

"Tujuannya adalah lanjutan dari kejadian pagi harinya, karena dia pikir motor sudah tidak ada, tidak ada gunanya lagi STNK, sehingga dia bakar," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fery Irawan kepada wartawan di Mapolres Tangerang Selatan, Jumat (8/2/2019) sore.

Fery menyebutkan, pembakaran STNK tersebut terjadi tak lama setelah motor Adi Saputra disita oleh Bripka Oky di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) siang.

Dianggap Penadah, Adi Saputra Beli Motor yang Dirusaknya Lewat Facebook

Saat ini, Adi ditahan pihak kepolisan di Mapolres Metro Tangerang Selatan.

Ia disangka melanggar sejumlah pasal, yakni Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan, Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dan Pasal 378 tentang penipuan juncto Pasal 480 KUHP tentang penadahan.

Adi Saputra, Pria Ngamuk di Serpong Dijerat Pasal Penadahan, Cuma Bisa Nangis depan Polisi

Selain itu, Pasal 233 KUHP tentang penghancuran atau merusak barang bukti serta Pasal 406 KUHP tentang perusakan benda milik orang lain.

Atas dugaan pelanggaran tersebut, pedagang kopi di Pasar Modern BSD, Tangerang Selatan ini diancam hukuman enam tahun penjara.(TribunStyle.com/Galuh Palupi/Kompas.com/TribunnewsBogor.com)

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved