Anggaran Mobil Dinas Bupati Bogor Capai 1,2 Miliar, Pengamat Bilang Kemahalan

Ia menjelaskan bahwa pergantian mobil dinas memang hal yang lumrah jika dikaitkan dengan peremajaan dan yang lainnya.

Anggaran Mobil Dinas Bupati Bogor Capai 1,2 Miliar, Pengamat Bilang Kemahalan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Anggaran mobil dinas baru untuk Bupati Bogor Ade Yasin diketahui mencapai angka Rp 1,2 miliar.

Pengamat Kebijakan Politik, Yusfitriadi, menilai bahwa angka tersebut terlalu mahal untuk mobil dinas seorang bupati.

Sebab mobil dinas paling mahal biasanya mencapai Rp 600 juta setara tipe mobil Pajero Sport dan Fortuner.

"Kalau saya melihat anggaran mobil dinas bupati Rp 1,2 miliar kemahalan, itu mobil apa sih ?. Masa bupati harus Alphard, gak mungkin, yang lain juga pakai Innova kan. Kalau pun paling mahal Pajero Sport, Fortuner, itu angkanya maksimal Rp 600 juta," kata Yusfitriadi kepada TribunnewsBogor.com, Senin (11/2/2019).

Ia menjelaskan bahwa pergantian mobil dinas memang hal yang lumrah jika dikaitkan dengan peremajaan dan yang lainnya.

Namun, ia melihat bahwa masih ada mobil dinas yang sudah ada yang masih bisa digunakan.

Bupati, lanjut dia, harus mampu mendorong pembelanjaan untuk dihentikan sementara.

"Kalau pun akan ganti mobil dinas, nanti aja dulu lah, ini kan baru dilantik. Misalnya udah bekerja, udah 1 tahun, udah ada progresnya. Saya pikir bupati mobil apapun no problem kalau kemudian sudah menggena program-programnya, kontribusinya di masyarakat sudah jalan," katanya.

Ia menuturkan bahwa hal ini dimaksudkan karena kemungkinan ada kehawatiran pengadaan mobil dinas ini basisnya bukan basis kinerja, tapi basis penampilan, pencitraan dan juga proyeksi.

Terlebih kata dia, semua sepakat di Kabupaten Bogor masih banyak permasalahan yang perlu dituntaskan dan dengan uang Rp 1,2 miliar itu bisa digunakan untuk pembangunan.

"Saya pikir orientasinya harus kerakyatan, jangan orientasi kekuasaan. Saya pikir saya juga cukup apresiasi kepada Bupati Ade Yasin pernah menyatakan di sebuah media bahwa mobilnya bisa dijadikan mobil dinas gak usah ganti mobil. Ini yang harus diberikan apresiasi oleh masyarakat. Tidak mengharuskan tahun ini ganti mobil dinas," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved