Tekan Angka Impor Daging, IPB Kembangkan Sekolah Peternakan Rakyat

keberadaan DPR bisa membantu para peternak lebih profesional lagi dalam mengelola hasil terbaknya.

Tekan Angka Impor Daging, IPB Kembangkan Sekolah Peternakan Rakyat
Istimewa
Sekolah Peternakan Rakyat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Insititut Pertanian Bogor ( IPB) mengembangkan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR).

Ketua Sekolah Peternakan Rakyat IPB Profesor Muladno mengatakan keberadaan DPR bisa membantu para peternak lebih profesional lagi dalam mengelola hasil terbaknya.

"Sekolah ini tempat berkumpulnya peternak dan yang ahli dalam bidangnya sehingga para peternak bisa terkordinir," katanya saat Kongres ke-3 HILPI & Seminar Nasional Peternakan Menuju Era Industri 4.0 dengan tema Konsolidasi Ilmuwan Peternakan untuk Berkontribusi dalam Pembangunan Peternakan di Indonesia di ICC Botani square Bogor, Senin (11/2/2019).

Dengan adanya SPR ini, diharapkan para peternak yang sudah terkordinir ini bisa memenuhi kebutuhan daging dalam negeri sehingga bisa menekankan angka impor daging.

Sementara itu koordinator bidang Kemitraan dan Bisnis Kolektif SPR IPB Dr Anggraeni menambahkan, SPR merupakan pengembangan ekonomi desa, sehingga peternak akan bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan kedepannya akan memenuhi kebutuhan akan daging dalam negeri.

Dosen IPB ini menjelaskan banyak keuntungan dari SPR tersebut diantaranya para peternak akan lebih cepat maju dan mandiri karena dilatih para profesional di bidangnya.

Selain itu Untuk pemerintah bisa melakukan pembinaan para peternak dengan mudah.

"Kalau untuk lembaga keuangan juga akan lebih mudah untuk menyalurkan pinjaman," kata Anggraeni.

Namun hal yang penting lainnya, keuntungan bagi konsumen lebih mudah mencari ternak yang akan di beli dalam jumlah besar.

Anggraeni berharap, kedepannya ada Sekolah Peternakan Rakyat di setiap Pemerintah Daerah tingkat Kabupaten atau Kota agar pengelolaan nya bisa maksimal.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved