Pengendara Taksi Online Tewas Gantung Diri Diduga Karena Utang, Keluarga Menolak Diliput Media

Rumah keluarga almarhum Zul ini terletak di area pemukiman padat dengan akses jalan yang hanya cukup untuk satu jalur kendaraan roda empat.

Pengendara Taksi Online Tewas Gantung Diri Diduga Karena Utang, Keluarga Menolak Diliput Media
Tribunnews.com/Ilustrasi
Ilustrasi Gantung Diri 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Pasca Zulfadhli (35) ditemukan tewas gantung diri di rumah kosnya di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, suasana duka menyelimuti keluarganya di Kampung Waru, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Rumah keluarga almarhum Zul ini terletak di area pemukiman padat dengan akses jalan yang hanya cukup untuk satu jalur kendaraan roda empat.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (12/2/2019), di rumah keluarga Zul ini dipasang tenda biru dengan atap menjulur hingga ke jalan kecil di depan rumah.

Kursi-kursi juga tampak ditata rapi di teras rumah tersebut untuk para tamu.

Namun di waktu jelang sore, ditambah cuaca hujan yang terus menerus mengguyur, terpantau tak banyak warga yang datang ke rumah keluarga Zul ini.

Di depan rumah hanya terlihat beberapa anggota keluarga yang berlalu lalang.

Saat rumah keluarga Zul ini didatangi TribunnewsBogor.com, salah satu perwakilan keluarga mengatakan bahwa pihak keluarga menolak untuk diliput media.

"Mohon maaf tapi kami pihak keluarga tidak ingin diliput. Kasihan juga ibu almarhum kan sudah tua, nanti lihat pemberitaan anaknya, takut kenapa-kenapa," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (12/2/2019).

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya pun pihaknya sudah didatangi sejumlah wartawan lain yang juga sama sekali diperkenankan untuk meliput.

"Tadi udah ada 2 wartawan juga kesini, terus satu lagi, tapi sekali lagi mohon maaf. Pokoknya pihak keluarga sudah menerima," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Zulfadhli (35) nekat gantung diri di kamar kos Jalan Mampang Prapatan VII RT 05/06, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Zulfadhli ditemukan tewas oleh rekannya sekaligus penyewa kos, Nardi pada Senin (11/2/2019) kemarin sekira pukul 09.00 WIB.

Zulfadhli nekat gantung diri diduga lantaran terlilit utang dan faktor ekonomi.

Zulfadhli melalui surat wasiat menyebut pinjaman online jebakan setan.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved