Larang Warganya Rayakan Valentine, Bupati Ade Yasin: Itu Bukan Budaya Kita

Bupati Bogor Ade Yasin sama sekali tidak menganjurkan warga Kabupaten Bogor untuk merayakan valentine.

Larang Warganya Rayakan Valentine, Bupati Ade Yasin: Itu Bukan Budaya Kita
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor, Ade Yasin saar ditemui di Pendopo Bupati, Selasa (29/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin sama sekali tidak menganjurkan warga Kabupaten Bogor untuk merayakan valentine.

Hari valentine yang jatuh pada 14 Fabruari ini, kata dia, bukan lah budaya warga Kabupaten Bogor atau pun budaya warga Indonesia.

Ade meyakini bahwa masyarakat Bumi Tegar Beriman paham terkait hal ini.

"Saya yakin masyarakat sudah paham. Kami himbau masyarakat untuk tidak merayakannya (valentine). Karena itu bukan budaya kita," kata Ade Yasin kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Ade menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal apa pun terkait hari valentine ini.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor, Mukri Aji dimana dia juga menghimbau kepada warga Kabupaten Bogor untuk tidak merayakan hari kasih sayang ini.

Sebab, kata dia, perayaan valentine dikhawatirkan akan berdampak pada pelanggaran norma agama dan juga rentan terhadap penyebaran HIV dan Aids.

"Soal dampaknya ada HIV, Aids, atau hamil dan sebagainya. Itu salahnya valentine. Karena dampak dan efeknya perzinaan, prostitusi, sampai LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender). Itu bertentangan dengan hukum syariah. Makanya udahlah jangan (rayakan) valentine," ungkap Mukri.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved