Bendung Katulampa Bogor Dikuras, Begini Prosesnya

Andi Sudirman mengatakan bahwa pengurasan Bendung Katulampa rutin dilakukan untuk pemeliharaan Bendung.

Bendung Katulampa Bogor Dikuras, Begini Prosesnya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bendung Katulampa Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Petugas Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor saat ini sedang melakukan pengurasan Bendung Katulampa.

Kepala Petugas Pelaksana Bendung, Andi Sudirman mengatakan bahwa pengurasan Bendung Katulampa rutin dilakukan untuk pemeliharaan Bendung.

Biasanya petugas melakukan pengurasan paska terjadinya peningkatan tinggi muka air.

"Ini operasional dalam rangka pengurasan sesuai dengan tupoksi kami pemeliharaan Bendung Katulampa disaat debit air setelah reda dari banjir, kemarin sempat 150, kita bertahap setelah air menurun kita ada pengursan dan sampai sekarang kita ada pengurasan untuk mengurangi adanya sedimen di muka bendung karena debitnya masih mencukupi untuk irigasi kalau sudah kering di bawah normal baru kita akan tutup kembali," katanya, Senin (18/2/2019) sore tadi.

Andi menjelaskan, proses pengurasan Bendung Katulampa dilakukan secara manual.

Yakni dengan membula dua pintu air penguras.

"Ada empat pintu air penguras, satu sebelah kanan dan tiga disebelah kiri, namun karena sebelah kiri ada bagian yang rudak jadi yang dibula hanya dua, satu pintu penguras sebelah kiri satu sebelah kanan," katanya.

Sebelum dilakukan pengurasan, petugas Bendung Katulampa sudah membuat sodetan terlebih dahulu.

Hal itu dilakukan untuk membuang lumpur yang menumpuk.

"Itu fungsi pengurasan untuk mengurangi sedimen sedimen di bendung, target kita satu minggu selesai, karena airnya masih normal kita lihat mudah-mudahan pengurasan ini berjalan," ujarnya.

Andi menjelaskan bahwa fungsi dari oengurasan adalah untuk mebgurangi sedimen yang terus menebal.

"Setiap bulan Oktober hingga Maret ini rutin ada penumpukan sedimen, tingginya bisa satu hingga dua meter, maka dari itu kita rutin melakukan pengurasan," ujarnya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved