Gunung Bromo Berstatus Waspada, Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Hingga Radius 1 Km

Data PVMBG menyebut abu teramati berwarna putih hingga cokelat dan mengarah ke arah barat.

Gunung Bromo Berstatus Waspada, Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Hingga Radius 1 Km
KOMPAS/DAHLIA IRAWATI
Pemandangan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (12/7/2016) saat menghembuskan asap dan abu vulkanik dari proses erupsi. Status Gunung Bromo hingga kini waspada, dengan aktivitas vulkanik terus fluktuatif. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan status Gunung Bromo masih pada level II atau waspada.

Status ini mengacu pada data yang diupdate Pusat Vulkanologi dan Mitigas Geologi (PVMBG), Rabu (20/2/2019) pagi.

"Berdasarkan data PVMBG, status Gunung Bromo hingga pagi ini masih level II yaitu waspada," kata Humas TNBTS, Syarif Hidayat, Rabu (20/2/2019).

 

Ia menambahkan status tersebut sama seperti hari-hari biasanya.

Pada Selasa (19/2/2019) pagi, Gunung Bromo mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak.

Data PVMBG menyebut abu teramati berwarna putih hingga cokelat dan mengarah ke arah barat.

"Status waspada itu sama seperti hari-hari biasanya. Begitu juga kemarin, status Gunung Bromo juga masih waspada," ujarnya.

Syarif mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak mendekat hingga radius 1 km dari bibir kawah.

Imbauan tersebut disampaikan melalui media sosial dan spanduk yang telah dipasang di lokasi.

"Spanduk yang dipasang itu mempertegas himbauan-himbauan yang sudah kami lakukan itu," ucapnya. (Aminatus Sofya)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Status Gunung Bromo Waspada, Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Hingga Radius 1 Km,

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved