Laporan dari Jepang

Gaet Turis Indonesia, Kota Matsuyama Jepang Siapkan Lokasi Wisata Muslim

Kota Matsuyama Jepang menarik turis asal Asia terutama Indonesia dengan menyiapkan lokasi wisata muslim.

Gaet Turis Indonesia, Kota Matsuyama Jepang Siapkan Lokasi Wisata Muslim
TribunnewsBogor.com/Soewidia Henaldi
Kota Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sejumlah cara dilakukan Pemerintah Kota Matsuyama di Provinsi atau Prefektur Ehime, Jepang untuk menggaet wisatawan.

Satu cara untuk mengembangkan pasar Asia, khususnya menggaet wisatawan asal Indonesia, Prefektur Ehime sedang memikirkan untuk menyiapkan muslim traveler.

Yuzo Yoshino, International Affairs Division Economic and Labor Department Ehime Prefectural Goverment menjelaskan, Kota Matsuyama memiliki keindahan yang tidak kalah dengan Tokyo dan Osaka atau wilayah lain di Jepang.

Bersama Japan Airlines (JAL) dan Japan National Tourism Organitation (JNTO), Februari lalu TribunnewsBogor.com (Tribun Network), berkesempatan untuk mengunjungi Kota Matsuyama.

Yuzo Yoshino mengatakan, wisatawan yang banyak datang ke Kota Matsuyama diantara berasal dari Taiwan, Hongkong, China, Korea Selatan dan Amerika Serikat.

"Kita sedang memikirkan menjangkau pasar Asia yang lebih luas lagi, terutama turis dari Indonesia. Karena itu, kita sudah memikirkan untuk membuka muslim traveler," katanya.

Kota Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang.
Kota Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang. (TribunnewsBogor.com/Soewidia Henaldi)

Saat ini kata Yuzo Yoshino, Kota Matsuyama sudah memiliki China Town yang kulinernya dekat dengan lidah orang Indonesia.

Jatuh Bangun Menjajal Hamparan Salju di Megahira Ski Resort Hiroshima

Menjelajah Keindahan Kastil Matsuyama di Jepang, Kastil Berusia 400 Tahun Dipenuhi Bunga Sakura

Kerennya JAL Sky Museum Jepang, Seperti Ini Penampakannya

Mengunjungi Sisa Bangunan Akibat Bom Atom di Kota Hiroshima Jepang, Genbaku Dome Saksi Bisu

"Kita juga sedang mempersiapkan wisata halal, sudah terfikirkan ke arah sana," kata Yuzo Yoshino.

Untuk langkah awal, pemerintah daerah mulai dengan mengajak gerai kuliner dengan menu bahasa inggris.
Sehingga wisatawan dan pelaku bisnis bisa mudah berkomunikasi.

Kota Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang.
Kota Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang. (TribunnewsBogor.com/Soewidia Henaldi)

Cara lainnya adalah dengan menyiapkan toko yang memberlakukan tax free.

"Tidak semua toko, tapi gerai oleh-oleh khas Prefektur Ehime sudah ada tax free, jadi wisatawan bisa beli di situ," katanya

Kondisi Kota Matsuyama tidak berbeda dengan kota besar lainnya di Jepang.

Penataan kotanya cukup teratur dan tertib juga bersih.(*)

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved