Pilpres 2019

Jokowi : Masa Azan Dilarang, Jangan Kemakan Hal seperti Itu !

Jokowi juga membantah keras fitnah terhadap dirinya yang menyebutkan bahwa azan akan dilarang dan perkawinan sejenis akan dilegalkan.

Jokowi : Masa Azan Dilarang, Jangan Kemakan Hal seperti Itu !
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Jokowi bagikan sertifikat di Lapangan Bogor Nirwana Residence, Kota Bogor, Kamis (21/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk melawan dan tidak percaya hoax.

Itu disampaikan oleh Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahan setifikat tanah untuk rakyat di Lapangan BNR, Kota Bogor, Kamis (21/3/2019).

Jokowi menyampaikan bahwa Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) hanya tinggal satu bulan lagi.

"Saya mengajak ini, karena ini sebulan lagi adalah Pileg dan Pilpres apa yang kita lihat di bawah sekarang ini banyak sekali yang namanya hoax banyak sekali kabar kabar fitnah kabar kabar bohong yang masuk kemana-mana baik lewat yang namanya media sosial baik yang itu lewat langsung dari rumah ke rumah saya hanya titip hati-hati politik itu kadang kadang seperti itu ," katanya.

Jokowi juga membantah keras fitnah terhadap dirinya yang menyebutkan bahwa azan akan dilarang dan perkawinan sejenis akan dilegalkan.

Karena kata Jokowi siapapun pesiden yang terpilih tidak akan melakukan hal itu.

"Coba yang kita lihat sekarang ini yang dibawah isu nya nanti kalau presiden Jokowi jadi lagi, pendidikan agama akan dihapus, azan akan dilarang perkawainnan sejenis akan dilegalkan zinah akan dilegalkan, loh loh loh kok sampai keman-mana ini hati-hati tidak mungkin siapapun presidennya tidak mungkin berani melakukan itu percaya deh," katanya.

Jokowi juga mengingatkan bahwa negara Indonesia merupakan negara yang sangat memegang nilai nilai keagamaan dan nilai nilai moral yang tinggi.

Ia pun meminta agar masyarakat tidak percaya dan tisaj termakan hoax dan kabar yang memfitnah dirinya.

"Karena Indonesia ini adalah negara dengan norma-norma agama yang kuat dan nilai-nila agama yang kuat dengan norma budaya yang kuat norma-norma etika kuat tatakrama yang kuat, enggak mungkin masa zinah dilegalkan perjawainan sejenis dilegalkan adzan dilarang pendidikan agama dihapus, ndak mungkin, itu hanya fitnah, dari mana itu, Jangan kemakan hal sepeti itu," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved