Info Kesehatan

Hentikan Kebiasaan Minum Teh Panas, Ini Bahayanya

Misalnya saat menikmati selai panas yang dipanggang dengan microwave, padahal ini diketahui dapat menyebabkan cedera kerongkongan.

Hentikan Kebiasaan Minum Teh Panas, Ini Bahayanya
(KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)
Ilustrasi Teh 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Selain kopi, secangkir teh panas di tengah dinginnya cuaca bisa menjadi minuman yang amat nikmat.

Namun sayangnya, riset terbaru menunjukkan intensitas minum teh panas yang tinggi, dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

Kesimpulan penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Cancer.

Ada lebih dari 50.000 orang berusia 40-75 tahun yang menjadi responden, dalam rentang satu dekade.

Hasilnya menunjukkan, mengonsumsi teh dengan suhu 60 derajat celcius sebanyak 700 mililiter per hari, meningkatkan risiko kanker kerongkongan sebesar 90 persen.

“Banyak orang menikmati minum teh, kopi, atau minuman panas lainnya."

"Namun, berdasarkan temuan kami, minum teh yang sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan," ucap Dr Farhad Islami, Periset dari American Cancer Society.

Berangkat dari kesimpulan tersebut, peneliti menyarankan setiap orang untuk menunggu minuman menjadi hangat, sebelum menyeruputnya.

Disebutkan, kanker jenis ini meningkat karena cedera berulang yang diakibatkan asap, alkohol, refluk asam, dan cairan panas.

Memang, ini bukan riset pertama yang menemukan hubungan antara teh panas dan kanker kerongkongan.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved