Tawuran Masih Terjadi, Kapolresta Bogor Kota Ajak Pelajar Deklrasi Damai

Tak hanya itu, diawal tahun 2019 ini aksi tawuran sudah terjadi sebanyak dua kali dan membuat empat orang pelajar mengalami luka.

Tawuran Masih Terjadi, Kapolresta Bogor Kota Ajak Pelajar Deklrasi Damai
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kapolresta Bogor Kota Kombespol Hendri Fiuser 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Data dari pihak Kepolisian Polresta Bogor Kota menyebutkan bahwa pada tahun 2018 enam orang pelajar tewas akibat aksi tawuran.

Tak hanya itu, diawal tahun 2019 ini aksi tawuran sudah terjadi sebanyak dua kali dan membuat empat orang pelajar mengalami luka.

Kapolresta Bogor Kota Kombespol Hendri Fiuser mengajak ribuan pelajar di Kota Bogor untuk deklarasi anti tawuran.

"Saat ini ada hal hal tertentu yang perlu mendapat perhatian kita yang pertama yang menjadi pengganjal penghambat kita untk berhasil sebagai generasi muda, diantara kita tidak bersatu masih terjaid tawuran pelajar, data pihak kepolisian tahun 2018 di Kota Bogor tawuran pelajar menyebabkan rekan rekan kita enam yang meninggal dunia 2018, ini tentu kita sangat prihatin," katanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Deklarasi Damai Pelajar Bogor Bersatu, Kamis (28/3/2019) di Kebun Raya Bogor.

Selain itu Kapolresta Bogor Kotq juga mengajak para pelajar untuk melawan hoax dan menjauhi ujaran kebencian.

Karena menurutnya hoax dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Banyaknya berita hoax berita bohong ujaran kebncian kata-kata penghasutan yang tujuannya untuk memecah belah kita memecah belah persatuan dan kesatuan diantara kita memecah belah semangat persatuan diantara kita diantara genersai muda supaya apa, supaya negara kita menjadi negara yang kerdil untuk itu dengan deklarasi ini para pelajar yang cerdas yang pintar harus bisa memilah milah informasi mana berita bohong mana berita yang tidak bihing harus bisa mengklarifikasi dan tinggalkan kegiata kegiatan yang sifatnya ujaran kebencian penghasutan lakukan kegiatan yg inovatif kreatif dan menggali potensi diri," katanya

Ia pun berharap dengan adanya deklarasi tersebut para pelajar tersebut bisa ikut menyebarkan dan memberitaukan bahaya hoax dan cara menangkal peredaran hoax ataupun berita bohong dan ujaran kebencian.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved