Selamatkan Lingkungan, Kini Muncul Ajakan Tak Membuang Biji Buah

Namun, menanam kembai biji buah yang kita makan memang efektif untuk menyelamatkan bumi yang sudah semakin menua ini.

Selamatkan Lingkungan, Kini Muncul Ajakan Tak Membuang Biji Buah
drinkjugolife
Ilustrasi semangka 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Beberapa waktu lalu, muncul pesan berantai dari grup WhatsApp tentang kampanye penyelamatan lingkungan di Thailand.

Pesan tersebut mengajak kita semua untuk tidak membuang biji buah langsung ke tempat sampah, tetapi mencuci dan mengeringkannya (di bawah sinar matahari), lalu membungkus dan menyimpannya di dalam koran.

Setiap kali kita menemukan lahan kosong terbuka baik di jalan desa atau pinggir jalan raya, kita bisa membuang biji-bijian tersebut. Berdasarkan informasi dari pesan tersebut, hal ini akan membuat biji berkecambah dengan mudah saat musim hujan yang akan datang.

"Pemerintah Thailand telah mempromosikan hal ini kepada semua warganya selama beberapa tahun terakhir. Jika dengan tindakan sederhana ini, kita dapat menyumbang satu pohon saja setiap musim bagi dunia kita, misi kita untuk menghijaukan dunia ini akan berhasil."

"Mari kita warga Indonesia juga bergabung dengan Thailand dalam inisiatif cemerlang ini untuk menyebarkan kelimpahan di alam dengan cara yang sederhana namun efektif, dan berkontribusi kembali bagi generasi kita berikutnya," demikian kutipan dalam pesan tersebut.

Memang belum dapat dipastikan apakah hal semacam ini -benar diterapkan di Thailand.

Namun, menanam kembai biji buah yang kita makan memang efektif untuk menyelamatkan bumi yang sudah semakin menua ini.

Koordinator dan penggagas Laskar Hijau, A'ak Abdullah Al-Kudus, sependapat dengan hal ini.

"Pelajaran pertama di Laskar Hijau yaitu kalau makan buah, bijinya jangan dibuang. Tancapkan ke tanah, atau disemai di plastik bekas yang diisi tanah atau kompos," ucapnya saat dihubungi oleh Kompas.com.

Menurutnya, cara ini terbilang efektif untuk membantu menambah jumlah pepohonan yang makin berkurang karena ulah manusia itu sendiri.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved