Nasib Pilu Capil, Digigit Ular Saat Cari Kayu ke Hutan, Tidak Pernah Diobati Hingga Kakinya Putus

Capil, bocah berusia 13 tahun harus kehilangan kaki kanannya setelah digigit ular berbisa.

Nasib Pilu Capil, Digigit Ular Saat Cari Kayu ke Hutan, Tidak Pernah Diobati Hingga Kakinya Putus
Naufal Fauzy/Youtube
Capil (13) korban digigit ular tanah di Kabupaten Bogor yang kehilangan kakinya karena membusuk. 

Tiba-tiba di tengah hutan, Capil digigit ular tanah hingga ia pun menangis kesakitan.

"Pas di hutan di area rumpun bambu dia dipatuk ular. Ular itu lagi bertelur katanya. Anaknya ini nangis tapi kata Pak RT anak ini malah didiemin sama bapaknya. Baru setelah nangis-nangis kelihatan parah banget baru dibawa pulang," kata Sekdes Pabuaran, Wahyudin, kepada TribunnewsBogor.com, Senin (1/4/2019).

Ia menjelaskan bahwa kondisi ayahnya memang diketahui mengalami sedikit gangguan mental sementara ibunya merupakan tunawicara.

Kaesang Sebut Ngeri Saat Bisnisnya Didoakan Tak Laku, Gibran Beri Komentar Tak Biasa ke Warganet

Digigit Ular, Kaki Bocah Asal Bogor Ini Terputus

Kisah Guru Honorer di Pedalaman Flores NTT, Hanya Digaji Rp 85 Ribu Sebulan

 

Capil digigit ular jenis Ular Tanah

Jenis ular yang menggigit Capil, kata Wahyudin merupakan Ular Tanah atau warga biasa menyebutnya 'Oray Lemah' berwarna kulit cokelat dan bermotif belang.

"Kalau di kampung dianggap ular paling berbisa, paling ditakuti, disebut Ular Tanah atau Oray Lemah. Warnanya agak kecoklat-coklatan, belang. Ular ini suka gak lari kalau ada orang. Keinjek juga gak lari ular ini mah," katanya.

Diketahui, ular ini merupakan ular bernama latin Calloselasma rhodostoma yang merupakan jenis ular keluarga Beludak berbisa yang agresif.

Kaki seorang bocah bernama Capil (13) terputus akibat digigit ular. Kakinya putus akibat pembusukan usai kakinya digigit ular pada 2 bulan yang lalu
Kaki seorang bocah bernama Capil (13) terputus akibat digigit ular. Kakinya putus akibat pembusukan usai kakinya digigit ular pada 2 bulan yang lalu (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Termasuk ke dalam anak suku Crotalinae (bandotan berdekik), dikenal dengan nama-nama lokal seperti Bandotan bedor, oray lemah, oray gibug, ular edor (Karimunjawa), dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Malayan pit viper.

Keluarga menolak berobat

Setelah kejadian itu tersebut diketahui oleh ketua RT setempat, Capil sempat diajak untuk berobat oleh RT setempat ke rumah sakit namun keluarga menolak.

Halaman
123
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved