Kasus Habib Bahar bin Smith

Kesaksian Kakek Korban Penganiayaan Habib Bahar: Wajah Babak Belur dan Jalannya Pincang

Tiga hari sejak pamit ke Bali, kata Oo Sunaryo, Zaki datang ke rumahnya dalam kondisi wajah ditutupi selimut. Ia datang sekira pukul 01.00 WIB.

Kesaksian Kakek Korban Penganiayaan Habib Bahar: Wajah Babak Belur dan Jalannya Pincang
Twitter/TribunJabar.id
Sidang kasus penganiayaan 2 remaja asal Bogor oleh Habib Bahar bin Smith menghadirkan kakek korban, Oo Sunaryo 

Kesaksian Kakek Korban Penganiayaan Oleh Habib Bahar: Wajah Babak Belur dan Jalannya Pincang

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sidang kasus penganiayaan 2 remaja asal Bogor oleh Habib Bahar bin Smith menghadirkan kakek korban.

Sidang yang digelar di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis (4/4/2019) menghadirkan Oo Sunaryo, kakek salah satu korban bernama Zaki.

Dalam kesaksiannya, Oo Sunaryo mengatakan kalau dirinya melihat sang cucu babak belur pada tengah malam.

Dikutip dari TribunJabar.id, awalnya Zaki mendatangi rumah Oo Sunaryo untuk meminta izin kakeknya itu untuk pergi ke Bali bersama teman-temannya di Jabar.

Setelah pamit kepada Oo Sunaryo, Zaki langsung pulang ke rumah.

Dalam sidang tersebut, Oo Sunaryo, mengaku tidak tahu persisnya kapan Zaki berangkat ke Bali.

Tiga hari sejak pamit ke Bali, kata Oo Sunaryo, Zaki datang ke rumahnya dalam kondisi wajah ditutupi selimut. Ia datang sekira pukul 01.00 WIB.

Oo Sunaryo pun meminta agar Zaki membuka selimut tersebut hingga Sunaryo melihat wajah cucunya babak belur.

"Zaki datang ke rumah karena lapar. Saya lihat wajah Zaki memar, mata berdarah tapi darahnya tidak menetes, dan jalannya pincang, dan kepala botak," katanya dalam persidangan kasus penganiayaan yang dilakukan Bahar bin Smith itu.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved