Pengamat Nilai Dirut RSUD Kota Bogor Lebih Baik dari Kalangan Profesional, Ini Kelebihannya

Pengamat yang pernah menjadi panelis di debat capres cawapres ini mengatakan ada kelebihan dari dipilihnya Dirut RSUD Kota Bogor berasal dari profesio

Pengamat Nilai Dirut RSUD Kota Bogor Lebih Baik dari Kalangan Profesional, Ini Kelebihannya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
RSUD Kota Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pengamat hukum Tata negara Margarito Kamis menilai posisi Dirut RSUD Kota Bogor yang baru berasal dari kalangan profesional.

Pengamat yang pernah menjadi panelis di debat capres cawapres ini mengatakan ada kelebihan dari dipilihnya Dirut RSUD Kota Bogor berasal dari profesional.

"Ada plus minus jika RSUD kota Bogor dipimpin oleh ASN dan Profesional. Jika pimpinan oleh profesional maka kecenderungan dalam menjalankan tugasnya akan lebih baik. Mereka yang di pilih dari profesional akan bekerja baik dan akan menjalankan tugasnya sesuai aturan" katanya.

Lanjutnya, yang terpenting jajaran direksi kedepannya tidak terpengaruh oleh kepentingan apapun yang bisa merusak RSUD Kota Bogor.

Saran dipilihnya Dirut RSUD Kota Bogor berasal dari kalangan profesional bertolak belakang dengan keinginan Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Margarito Kamis
Margarito Kamis (Istimewa)

Margarito Kamis membeberkan, menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 79 tahun 2018 pada pada bab II tentang sumber daya manusia dan remunerasi di jelaskan pada pada 3 point 4,5 dan 6 menjelaskan bahwa pejabat Badan Layanan Umum Daerah boleh diisi oleh pejabat dari Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan profesional.

Ia menyarankan seharusnya Bima Arya memberikan contoh yang baik dengan mengeluarkan statement bahwa direksi RSUD Kota Bogor boleh di jabat ASN dan Profesional.

"Karena pada batas tertentu baik ASN dan Profesional boleh memimpin RSUD kota Bogor," kata Margarito Kamis.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved