Stabilkan Harga Ayam Potong, Gopan Siap Bersinergi dengan Pemerintah

Saat ini stok ayam di cold storaga atau rumah potong rata-rata mencapai 63 juta per bulan. Sedangkan kebutuhan konsumsi daging untuk sekali nasional

Stabilkan Harga Ayam Potong, Gopan Siap Bersinergi dengan Pemerintah
Ist
Sekertaris Jenderal Gopan Sugeng 

"Kami juga mengapresiasi Dirjen Peternakan yang terus berupaya melakukan stabilitas harga ayam potong," kata Sugeng.

Menurut Sugeng yang juga merupakan juru bicara dari Peternak Rakyat dan Peternak Mandiri (PRPM) ini, kerugian ini sudah dialami oleh peternak sejak Januari sampai Maret 2019.

Para pertenak mengalami kerugian sekitar Rp 4000 per Kilogram (kg) sampai Rp 5000 per kg.

“Saat ini harga produksi atau modal ayam potong antara Rp18.300 per kg sampai Rp 19.300 per kg sedangkan saat dijual hanya berkisar Rp 14 ribu per kg. Jadi para peternak mengalami kerugian dari Rp4.000-5.000 per kg. Ini jadi problem besar untuk para peternak. Jika hal ini terus menerus, maka para peternak rakyat banyak yang akan gulung tikar,” katanya.

Sugeng menjelaskan, jika dikalkulasikan, kerugian para peternak bisa mencapai miliaran rupiah.

Menurutnya dari 63 juta ayam potong, sekitar 20 persen dikuasai oleh pertenak rakyat. Jadi sekitar 13 jutaan.

Angka tersebut dikalikan oleh berat daging ayam yang rata-rata antara 1,5 sampai 2 kg dan kerugian yang mencapai Rp 5000.

“Misalnya, 13 juta dikalikan 2 kg dikalikan Rp 5000 hasilnya Rp 1,3 miliar. Jadi peternak rakyat mengalami kerugikan sebesar Rp 1,3 miliar per bulan. Kalau hal ini dibiarkan, mereka bisa bangkrut,” ujarnya.

Anehnya, meski harga jual ayam di produsen mengalami penurunan namun harga ayam dipasaran malah mahal. Menurut sugeng, harga ayam di pasar mencapai Rp 32 ribu.

Hal ini lantaran surat edaran Permendag Nomor 96/2018 tidak berjalan.

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved