Jalan Sholeh Iskandar Minim Rambu Untuk Penyebrang Jalan, Dishub Kota Bogor Tinjau Lokasi

Peninjauan tersebut dilakukan terkait adanya permintaan warga yang berharap ada rambu lalu lintas untuk penyebrang jalan.

Jalan Sholeh Iskandar Minim Rambu Untuk Penyebrang Jalan, Dishub Kota Bogor Tinjau Lokasi
Dishub Kota Bogor
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melakukan peninjauan rambu lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar, Senin (8/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melakukan peninjauan rambu lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar, Senin (8/4/2019).

Peninjauan tersebut dilakukan terkait adanya permintaan warga yang berharap ada rambu lalu lintas untuk penyebrang jalan.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan peninjauan dan akan melakukan analisa teknis.

Nanti selanjutnya permintaan dari masyarakat sekitar pun akan dilanjutkan ke pemerintah pusat.

"Sudah kita tinjau dan nanti aspirasi dari masyarakat yang meminta rambu rambu penyebrang jalan itu akan kita teruskan ke pemerintah pusat, karena jalan itu jalan nasional, sekitar bulan enam baru bisa direalisasikan pemasangannya," ujarnya saat dihubungi sore tadi.

Namun kata Teo menjelaskan bahwa rambu lalu lintas untuk penyebrang jalan zebra cross atau Pelican Crossing itu tidak bisa dipasang di pas jalur turun fly over.

Karena kondisi tersebut bisa membahayakan pejalan kaki ataupun pengemudi.

"Iya dari analisa teknis sementara itu kita sudah lihat luasan di ruas jalan Sholeh Oskandar dekat Universitas Terbuka dan Tridharma itu cukup besar dan lebar, khawatirnya itu kendaraan yang turun ataupun yang naik itu melaju dengan kecepatan tinggi, karena kalau dia turun dari atas biasanya secara psikologis pengemudi itu tancap gas sama seperti yang akan naik ke atas flayover," katanya.

Teo menjelaskan bahwa rambu-rambu lalu lintas atau marka jalan untuk pejalan kaki akan dipasang beberapa meter sebelum Universitas Terbuka.

"Iya tidak memungkinkan jika dipasang didepan UT itu, nanti mungkin akan dipasang agak kesebelah sana (arah Yogya) sedikit, biar aman dan nyaman juga untuk penyebrang jalan," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved