Sabu Seberat 1,5 Kg Dimusnahkan Meski Kasusnya Masih Penyidikan, Ini Kata Kejari Cibinong

Semua proses pemusnahan barang bukti sabu ini disaksikan langsung oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Cibinong, tersangka Y beserta kuasa hukumnya.

Sabu Seberat 1,5 Kg Dimusnahkan Meski Kasusnya Masih Penyidikan, Ini Kata Kejari Cibinong
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Barang bukti sebanyak 1,5 kg sabu dimusnahkan oleh Satnarkoba Polres Bogor, Senin (8/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Barang bukti Sabu seberat 1,5 kg dimusnahkan oleh Satnarkoba Polres Bogor serta disaksikan oleh Kejaksaan Negeri Cibinong dan tersangka Y di Mapolres Bogor, Senin (8/4/2019) sore.

Diketahui, barang bukti tersebut merupakan kasus narkoba home industri Sabu di Cijeruk, Bogor yang kini masih dalam tahap penyidikan setelah berhasil diungkap Polres Bogor pada Januari 2019 lalu.

Kasubsi Pratut Kejaksaan Negeri Cibinong, Rudi Iskonjaya mengatakan bahwa pengungkapan barang bukti Sabu 1,5 kg termasuk kasus yang sangat besar.

Sehingga, akhirnya pihak kejaksaan bersama Satnarkoba Polres Bogor melakukan pemusnahan dan menyisihkan sebanyak 2,5 gram barang bukti tersebut untuk keperluan persidangan.

Pemusnahan ini wajib dilakukan untuk kepastian hukum bahwa barang bukti tersebut tak disalahgunakan.

"Ini tangkapan sangat besar dari Polres Bogor, ini kan bukan perkara kecil, makanya kita memberitahu agar ada pemusnahan terlebih dahulu agar tidak ada penyalahgunaan barang bukti itu sendiri," kata Rudi kepada TribunnewsBogor.com di Mapolres Bogor, Senin (8/4/2019) sore.

Kasubsi Pratut Kejaksaan Negeri Cibinong, Rudi Iskonjaya
Kasubsi Pratut Kejaksaan Negeri Cibinong, Rudi Iskonjaya (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Pemusnahan barang bukti sebanyak 1,5 kg Sabu dilakukan Satnarkoba Polres Bogor dengan cara Sabu dilarutkan ke dalam air panas dalam ember, diaduk kemudian dibuang.

Semua proses pemusnahan barang bukti Sabu ini disaksikan lamgsung oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Cibinong, tersangka Y beserta kuasa hukumnya.

"Ini masih penyidikan belum penuntutan, penyidik wajib memusnahkan dalam proses penyidikan. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 sama 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun," ungkap Rudi.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved