Tak Percaya Dinas UMKM Kota Bogor, Pedagang Soeuvenir yang Digusur Ingin Bertemu Wali Kota

Pasalnya tempat yang digunakan sebagai tempat relokasi saat ini sumpek dan terlihat tidak rapi.

Tak Percaya Dinas UMKM Kota Bogor, Pedagang Soeuvenir yang Digusur Ingin Bertemu Wali Kota
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
pembongkaran di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGORCOM.COM, BOGOR TENGAH - Belasan penjual souvenir di Jalan Otto Islandar Dinata Kota Bogor terpakasa harus pindah.

Lapak berjualan mereka yang sudah puluhan tahun ditempati dibuat rata dengan tanah.

Yadi seorang pedagang souvenir menjelaskan bahwa pihakmya dipaksa pindah oleh Dinas UMKM Kota Bogor meski belum ada kesepakatan tempat relokasi.

Pasalnya tempat yang digunakan sebagai tempat relokasi saat ini sumpek dan terlihat tidak rapi.

"Sebetulnya ini belum deal belum ada kesepakatan, kita dipaksa pindah oleh Dinas UMKM, iya belum ada kesepakatan, lihat saja kondisinya tidak memungkinkan kita masuk ke dalam, ini kan tidak elok sementara di depan itu parkiran motor itu tidak elok," katanya Senin (8/4/2019).

Yadi pun berharap bisa bertemu dengan Wali Kota Bogor untuk menyampaikan keluh kesahnya.

"Keinginan kami ingin negosiasi dengan UMKM itu kami ingin ketemu langsung ke walikota bukan suudzon karena belum tentu naik laporannya ke Wali Kota Bogor," katanya.

Mengenai harga sewa, Yadi pun menjelaskan belum ada kesepakatan.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Annas Rasmana mengatakan bahwa nantinya akan ada penataan lanjutan Plaza Bogor untuk PKL binaan UMKM.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved