Berad di Tengah-Tengah Sungai Ciliwung, Pulo Geulis Diharapkan Jadi Potensi Wisata Andalan

Selain itu kata Rokib Pulo Geulis juga menggambarkan keanekaragaman masyarakat yang beraneka ragam yang dihuni oleh etnis tionghoa dan sunda.

Berad di Tengah-Tengah Sungai Ciliwung, Pulo Geulis Diharapkan Jadi Potensi Wisata Andalan
TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Para komunitas sedang melukis di Kampung Mural Pulo Geulis, Minggu (18/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sebuah perkampungan di Kelurahan Babakan Pasar dikenal dengan sebutan Kampung Pulo Geulis.

Selain memiliki sejarah yang unik namun letak topografi Kampung Pulo Geulis pun cukup unik.

Karena letak kampung tersebut diapit oleh dua aliran Sungai Ciliwung.

Lurah Babakan Pasar, Rokib Al-Hudry mengatakan Kampung Pulo Geulis memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kampung wisata unggulan.

"Secara umum Kampung Pulo Geulis memang salah satu delta di tengah sungai Ciliwung yang terbesar di Kota bahkan di Kabupaten Bogor, sehingga kalau bisa dikonsep wisata alamnya maka akan lebih bagus," katanya, Selasa (9/4/2019).

Selain itu kata Rokib, Kampung Pulo Geulis juga menggambarkan keanekaragaman masyarakat yang beraneka ragam yang dihuni oleh etnis tionghoa dan sunda.

"Uniknya mereka yang tinggal di Kampung Pulo Geulis yang beraneka ragam itu dari dulu menjaga kebersamaan saling bahu membahu dari Jakarta, Bandung melihat daerah itu unik keberagamannya, jadi keanekaragaman ini jadi potensi juga. Kemudian di dalamnya ada mushola ada vihara juga," ujarnya.

Lurah Babakan Pasar, Rokib Al-Hudry
Lurah Babakan Pasar, Rokib Al-Hudry (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Rokib menurturkan bahwa sudah lama pihaknya fokus untuk mewujudkan Pulo Geulis menjadi kampung wisata andalan.

Ia pun mulai menata Kampung Pulo Geulis dengan membuat kampung tematik yakni kampung mural.

"Kita sudah mencoba merubah wajah Pulo Geulis jembatan jadi warna warni dilukis kita muralkan seluruhnya, yang berbeda dari tempat lain dimurak ada cerita terbentuknya Pulo Geulis dan cerita keberagaman kebersamaan dan lain sebagainnya," katanya.

Tak hanya itu dengan bekerjasama bersama IPB Ia membuat pertanian perkotaan dengan cara mengajak warga untuk bercocok tanam di polibek pada area yang kosong untuk memperindah kampung.

"Ke depan diupayakan sentra kuliner dan sentra lahan penjernihan air untuk membuat air limbah tangga menjadi jernih, saya sedang mencicil itu semua, secara bertahap," katanya.

Rokib menjelaskan bahwa nantinya Kampung Pulo Geulis menjadi kampung wisata secara keseluruhan.

"Iya bukan cuma wisata keanekaragaman, wisata culture, bukan cuma wisata keagamaan, wisata ilmiah tapi kesemuanya, kampung wisata lengkap," ucapnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved