Lahan Bekas Lapak Sovenir Akan Dibangun Pedestrian, Pemkot Bogor Anggarkan Rp 200 Juta Tanpa Lelang

Lahan di bekas lapak pedagang sovenir diruas Jalan Otto Iskandardinata ( Ottista ) Kota Bogor akan dijadikan jalur Pedestrian

Lahan Bekas Lapak Sovenir Akan Dibangun Pedestrian, Pemkot Bogor Anggarkan Rp 200 Juta Tanpa Lelang
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Lahan di bekas lapak pedagang sovenir diruas Jalan Otto Iskandardinata ( Ottista ) Kota Bogor dijadikan tempat parkir pengendara, Kamis (11/4/2019) 

Laporan Wartwan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Lahan di bekas lapak pedagang sovenir diruas Jalan Otto Iskandardinata ( Ottista ) Kota Bogor akan dijadikan jalur Pedestrian oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Bahkan, Pemkot Bogor sudah menganggarkan Rp 200 juta yang bersumber dari APBD untuk pembangunan jalur pedestrian sepanjang 60 meter itu.

Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan dan Kebinamargaan Dinas PUPR Kota Bogor, Wawan Gunawan menjelaskan pembangunan fisik akan segera dimulai.

"Perencanaan sudah siap tinggal pelaksanaan, tapi kita saat masuk pelaksanaan fisik kondisi harus clear semua, jadi dari PUPR menunggu kondisi clear, sudah clear baru kita masuk karena ini bagian daripada kegiatan kita, setelah semua selesai kita akan ada pematangan untuk clrearing lahan setelah itu kita masuk secara fisik," katanya beberapa waktu lalu.

Wawan menjaskan bahwa nantinya lahan tersebut akan dibangun pedestrian sepanjang 60 meter dengan lebar sekitar 2 meter.

"Satu meter jalur hijau, karena selain pedestrian disini kita juga akan membuat jalur hijau untuk membuat rasa asri di daerah otitsta," ucapnya.

Menurutnya, proyek pembangunan jalur pedestrian itu dianggarkan sebesar Rp 200 juta yang bersumber dari APBD Kota Bogor.

Ia juga mengatakan, proyek ini tidak melalui proses lelang sehingga bisa langsung dikerjakan.

"Anggaran Rp 200 juta, karena memang ini hanya lanjutan dan hanya 60 meter jadi tidak perlu lelang, tinggal penunjukan langsung," ujarnya.

Sementara itu, Pantauan TribunnewsBogor.com, sampai hari ini Kamis (11/4/2019) lahan tersebut masih dibiarkan kosong.

Belum ada aktifitas pengerjaan apapun disekitar lokasi tersebut.

Namun rupanya beberapa pengemudi memanfaatkan kekosongan jalur tersebut sebagai lahan parkir.

Terlihat beberapa pengumudi motor dan mobil memarkirakan kendaraannya di jalur tersebut.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved