Info Kesehatan

Diklaim Sebagai Penurun Berat Badan dan Obat Penenang, Teh Kratom Sebabkan 152 Orang Meninggal di AS

Ada sebuah perusahaan yang klaim jika kratom ini bisa merilekskan tubuh, mencegah depresi hingga menurunkan berat badan jika dikonsumsi.

Diklaim Sebagai Penurun Berat Badan dan Obat Penenang, Teh Kratom Sebabkan 152 Orang Meninggal di AS
Yanawut
teh kratom 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tak banyak yang tahu jika tumbuhan kratom yang banyak tumbuh di Indonesia ternyata mematikan jika dikonsumsi.

Sayangnya, banyak orang tidak mengetahui dampak buruk tumbuhan kratom ini.

Sebab, ada sebuah perusahaan yang klaim jika tumbuhan kratom ini bisa merilekskan tubuh, mencegah depresi hingga menurunkan berat badan jika dikonsumsi.

Oleh perusahaan itu, tumbuhan kratom ini dibuat menjadi teh yang dipercaya sebagai suplemen tubuh.

Tapi, teh kratom ini ternyata telah membuat banyak orang meninggal.

Wajib Tahu ! Ini Deret Bahaya dan Efek Samping Sering Minum Teh Bagi Ibu Hamil

Dikenal Tertutup, 4 Zodiak Ini Punya Potensi Jadi Jomblo Akut, Kamu Termasuk ?

WhatsApp dan Instagram 3 Kali Tumbang Berbarengan Tahun Ini

Dilansir dari Health.com, sebanyak 91 orang di Amerika Serikat dikabarkan meninggal, karena overdoses teh kratom.

Tak hanya itu, sepanjang 2017-2018 dilaporkan jika 152 orang meninggal, karena tumbuhan kratom ini.

Tahun lalu, FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat mengatakan telah menjangkau beberapa perusahaan yang produksi kratom, memperingati mereka untuk berhenti mengiklankan kekuatan kratom secara salah.

FDA mengatakan obat itu telah dikaitkan dengan mengobati depresi, diare, obesitas, diabetes, parasit lambung, tekanan darah tinggi, kecemasan, divertikulitis, penarikan opiat, dan alkoholisme.

"Sains dan bukti penting dalam menunjukkan manfaat medis, terutama ketika suatu produk dipasarkan untuk mengobati penyakit serius seperti gangguan penggunaan opioid," kata FDA dalam sebuah pernyataan tahun lalu.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved