KPAI Sebut Kasus Penculikan Anak di Bekasi Harus Jadi Pembelajaran Para Orangtua

KPAI menilai kasus penculikan anak berusia tiga tahun berinisial ASA di Bekasi, Jawa Barat, harus menjadi pembelajaran bagi para orangtua.

KPAI Sebut Kasus Penculikan Anak di Bekasi Harus Jadi Pembelajaran Para Orangtua
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Tersangka penculik anak berinisial A, digiring polisi saat rilis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019). Subdit Resmob Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Polresta Bekasi, berhasil menangkap seorang wanita berinisial A di Kawasan Senen, setelah berhari-hari dicari polisi terkait penculikan anak umur 3 tahun di masjid kawasan Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai kasus penculikan anak berusia tiga tahun berinisial ASA di Bekasi, Jawa Barat, harus menjadi pembelajaran bagi para orangtua.

"Kami sampaikan, kasus ini tentu harus menjadi pembelajaran kita semua," kata ketua KPAI Susanto di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

"Masyarakat, orangtua yang memiliki anak harus memantau, kemudian menjaga dengan baik agar anak-anak kita benar-benar tidak menjadi korban penculikan," tambahnya.

Terungkap! Ini Tujuan Pelaku Penculikan Balita di Bekasi, Pelaku Sering Berpindah-pindah Tempat

Ia menekankan, orangtua merupakan garda terdepan bagi keamanan anak mereka.

"Karena tentu tidak menutup kemungkinan kalau anak kita tidak terjaga dengan baik, potensi anak menjadi korban penculikan bisa saja terjadi," ujarnya.

KPAI pun mengapresiasi kinerja Dit Reskrimum Polda Metro Jaya yang telah berhasil menangkap pelaku, Anggraini (55).

"Keberhasilan pengungkapan ini tentu bukan pekerjaan mudah ya. KPAI menyampaikan apresiasi yang besar dan tinggi, sehingga anak ini bisa kembali bersama keluarganya," tutur Susanto.

Anggraini menculik ASA di Masjid Al Amin, Jalan Bintara Jaya III, Bekasi Barat, 9 April lalu.

Ia membawa korban ke berbagai tempat, seperti Stasiun Klender, Stasiun Bogor, Cipadu, Ciledug, Stasiun dan Pasar Kebayoran Lama, sebelum akhirnya ditangkap di masjid depan Stasiun Pasar Senen pada Minggu (14/4/2019).

 (TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved