Pemilu 2019

Dua Tim Sukses Caleg DPRD Kudus Terjaring OTT usai Bagi-bagi Uang

AH mengaku belum sempat membagi-bagikan uang, dan uang yang diberi oleh oknum caleg tersebut berada di dalam tas yang dibawanya.

Dua Tim Sukses Caleg DPRD Kudus Terjaring OTT usai Bagi-bagi Uang
Pixabay
Ilustrasi 

Sementara AH mengaku belum sempat membagi-bagikan uang, dan uang yang diberi oleh oknum caleg tersebut berada di dalam tas yang dibawanya.

"Semisal di dalam satu rumah ada tiga orang pemilih, maka akan diberi uang senilai jumlah pemilih dengan cara digabung. Itu cara pembagiannya," kata Minan.

Dari hasil investigasi Bawaslu Kabupaten Kudus dan Gakkumdu, proses hukumnya akan dinaikkan pada tahap klarifikasi yang dijadwalkan dimulai pada 18 April 2019.

"Kami akan terus dalami hingga klarifikasi," ujar Minan.

AS dan AH dapat diduga melakukan tindak pidana pemilu kategori politik uang.

Keduanya dapat dijerat dengan pasal 523 ayat 2 junto pasal 278 ayat 2 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan sanksi pidana penjara maksimal 4 tahun dan maksimal denda Rp 48 juta.

  Sementara itu, Panitia Pengawas Desa (PPD) Temulus, Sugiyanto mengaku tidak mengetahui perihal OTT Bawaslu Kudus tersebut.

"Saya tidak tahu karena saat itu saya sedang rapat dengan pengawas TPS dan Bhabinkamtibmas," kata Sugiyanto.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Timses Caleg DPRD Kudus Terjaring OTT usai Bagi-bagi Uang"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved