Pemilu 2019

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Bawaslu Nilai Ada Prosedur yang Salah

Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) merekomendasikan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Bawaslu Nilai Ada Prosedur yang Salah
Facebook
Viral video penggerebekan diduga surat suara sudah dicoblos bagian presiden dan caleg di Malaysia 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) merekomendasikan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Rekomendasi ini diberikan lantaran Bawaslu menemukan adanya prosedur yang salah yang dilakukan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), sehingga muncul temuan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia.

"Rekomendasi ini tidak hanya didasarkan pada persoalan tadi, surat suara dan sebagainya. Kami lebih pada menilai prosedur yang salah," kata Ketua Bawaslu Abhan di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Meski telah memberi rekomendasi pemungutan suara ulang, hingga saat ini, baik Bawaslu maupun KPU belum berhasil melakukan pengecekan secara langsung terhadap surat suara yang tercoblos.

Surat suara tersebut hingga saat ini masih diinvestigasi oleh kepolisian Malaysia.

Penyelenggara pemilu belum diberikan akses untuk mengecek surat suara.

"Kami katakan bahwa nanti perkembangan lebih lanjut, tetapi ini kan kita harus selamatkan dulu proses ini. Jangan sampai proses ini terciderai. Kita selamatkan dulu proses yang esok hari di Malaysia akan dilakukan perhitungan," ujar Abhan.

Rekomendasi pemungutan suara ulang terbatas pada metode pos, dengan jumlah pemilih yang terdaftar sebanyak 319.193 pemilih.

Menurut Abhan, rekomendasi ini merupakan hasil dari koordinasi Bawaslu dengan KPU dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Rekomendasi ini muncul setelah dilakukan investigasi oleh KPU dan Bawaslu di lokasi kejadian.

"Kami melakukan klarifikasi terhadap 7 anggota PPLN, 3 anggota Panwas (Panitia Pengawas), dan 2 saksi. Kami juga melakukan klarifikasi kepada Duta Besar (Indonesia untuk Malaysia), total ada 13 orang," kata Abhan. Bawaslu juga meminta PPLN Kuala Lumpur tak menghitung suara dari metode pemungutan suara pos.

Penulis : Fitria Chusna Farisa

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Bawaslu Nilai Prosedur PPLN Salah ")

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved