Pilpres 2019

Moeldoko Sebut Jangan Buru-buru Mengatakan Ada Kecurangan

Menurut Moeldoko, jika ada pihak yang menduga ada kecurangan dalam Pemilu maka sebaiknya memprotesnya melalui prosedur dan aturan

Moeldoko Sebut Jangan Buru-buru Mengatakan Ada Kecurangan
Kompas.com
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di sela-sela acara halalbihalal, di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Moeldoko meminta kepada semua pihak tidak ada yang melakukan provokasi kepada masyarakat terkait hasil Pemilu 2019.

"Sudahlah, jangan mencari masalah tapi cari solusinya," ujar Moeldoko usai memantau hasil hitungan cepat di gedung Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Menurut Moeldoko, jika ada pihak yang menduga ada kecurangan dalam Pemilu maka sebaiknya memprotesnya melalui prosedur dan aturan yang berlaku di Indonesia.

"Jangan buru-buru mengatakan ada kecurangan, tidak ada yang sempurna, kalau ada kecurangan, siapa mencurangi? Saya juga banyak dapat laporan dari anak-anak di bawah, wah ini ada petugasnya dari sebelah dan seterusnya," papar Moeldoko.

Klaim Unggul Real Count 62 % Prabowo Sujud Syukur :Saya Akan Jadi Presiden Seluruh Rakyat Indonesia

Mantan Panglima TNI itu, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Maruf bersama TKN tidak akan melakukan provokasi kepada masyarakat dengan tidak sehat, meski ada terdapat kerugian.

"Justru kita redam anak-anak di bawah agar semua ada solusi, agar tidak bukan mencari masalah," ucap Moeldoko.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyoroti sejumlah keganjilan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Diantaranya yakni adanya surat suara yang telah dicoblos sebelum digunakan.

"Kita terus terang saja prihatin dari tadi malem banyak kejadian-kejadian yang merugikan pendukung 02. Banyak surat suara yang tidak sampai, banyak TPS yang buka jam 11, banyak pendukung kita yang tidak sampai undangannya, banyak surat suara yang sudah dicoblos 01," ujarnya.

Meski terdapat keganjilan, Prabowo mengimbau pendukungnya untuk tidak terprovokasi dan melakukan tindakan anarkis.

Prabowo meminta para pendukungnya untuk terus memantau penghitungan suara.

"Saudara sekalian saya mengimbau pendukung-pendukung sekalian untuk tenang dan tidak terprovokasi dan tindakan anarki, dan tetap jaga kotak suara agar kebohongan-kebohongan yang sudah dilaksanakan bisa dilawan," kata Prabowo.

 (Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved