Pilpres 2019

Jokowi-Maruf Amin Kalah Telak di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Angkat Bicara

Salah satu faktor kalahnya Jokowi-Maruf di Jabar turut dipengaruhi gencarnya berita hoaks yang menyerang sisi personal Jokowi.

Jokowi-Maruf Amin Kalah Telak di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Angkat Bicara
(KOMPAS.com/ ISTIMEWA)
Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat untuk Jokowi-Maruf Amin, Dedi Mulyadi saat memimpin demo tenaga honorer di Purwakarta, Sabtu (22/9/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pasangan Joko Widodo-Maruf Amin memenangi perolehan suara pada Pilpres 2019 dalam hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei.

Namun, Jokowi-Maruf kembali kalah di wilayah Jawa Barat. Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraup suara hampir 60 persen berdasar hasil hitung cepat.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jabar Dedi Mulyadi mengaku sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

Namun, hal itu tak mampu mengubah persepsi warga Jabar.

"Persepsi warga Jabar tidak mengalami perubahan dari tahun 2014. Ikhtiar politik sudah maksimal, dari mulai pembentukan opini, door to door ke masyarakat. Saya pun ikut terjun kampanye ke masyarakat. Faktor persepsi pikiran orang Jawa Barat nyaris tidak ada perubahan dengan 2014 dan hari ini," ucap Dedi di Bandung, Kamis (18/4/2019).

Salah satu faktor kalahnya Jokowi-Maruf di Jabar turut dipengaruhi gencarnya berita hoaks yang menyerang sisi personal Jokowi.

Dari analisa internal, kata Dedi, serangan itu sangat berdampak terhadap elektabilitas Jokowi.

Apalagi, mayoritas warga Jabar sudah paham dalam penggunaan sosial media.

"Jokowi benar, bahwa 7 juta warga Jabar termakan isu hoaks yang menimpa dirinya itu terbukti. Rumor dan gosip di medsos mendominasi pikiran warga Jabar yang kita ketahui akses informasinya tinggi. Diserangnya sentimen agama. Ini sudah sampai ke ujung kampung," tuturnya.

"Dari sisi hitungan politik atau program. Kita tak ngomongin infrastruktur. PKH (Program Keluarga Harapan) saja yang sudah disalurkan ke 1,7 juta penerima manfaat. Tapi efek politik tidak cukup tinggi," tambah Dedi.

Disinggung mengenai survei internal terkait raihan suara Jokowi di Jabar, ia mengungkapkan hasilnya tidak berbeda jauh dengan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei yang sudah dirilis di media massa.

"90 persen lembaga survei kita sudah layak dipercaya. Saat saya dinyatakan kalah di Pilgub Jabar berdasarkan quick count, saya langsung mengucapkan selamat kepada Ridwan Kamil. Jadi untuk hasil nasional ya kan kita bisa lihat hitung cepat Pak Jokowi secara nasional menang," jelasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi-Ma'ruf Kalah Telak di Jabar, Ini Kata Dedi Mulyadi "

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved