Saham Sandiaga Uno di Saratoga Terjun Bebas, Diduga Imbas Hasil Quick Count

saham Saratoga, perusahaan milik Sandiaga Uno bertengger di level Rp 3.530, turun 310 poin

Saham Sandiaga Uno di Saratoga Terjun Bebas, Diduga Imbas Hasil Quick Count
youtube/Kompas TV
Sandiaga Uno saat memaparkan visi misi di debat capres putara ke tiga, Minggu (17/3/2019) malam 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terjun bebas dalam beberapa hari terakhir.

Per Kamis (18/4/2019), sebagaimana dikutip dari RTI, saham Saratoga bertengger di level Rp 3.530, turun 310 poin atau minus 8,07 persen.

Saham Saratoga memang terus turun dalam beberapa waktu terakhir.

Berbeda dengan grafik tiga bulan terakhir yang masih hijau, pertumbuhannya juga masih di atas 3 persen.

Turunnya harga saham Saratoga lantas dikaitkan dengan kontestasi politik, di mana pemiliknya, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, kalah suara dalam hitung cepat atau Quick Count.

Kandidat nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin unggul dalam hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. 

Prabowo Klaim Kemenangan, Maruf Amin : Kalau Ngaku Sih Boleh Saja

Sandiaga Uno Ungkap Keberadaanya Saat Prabowo Sujud Syukur : Maaf Belum Bisa Mendampingi Bapak

Bantah Tudingan Tim Prabowo-Sandi Bertengkar Hebat, Fadli Zon : Sandiaga Uno Sempat Tidur di Lantai

Sebelumnya, Sandiaga Uno melepas 19 juta saham di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Transaksi dilakukan pada tanggal 8 April sebanyak 5 juta saham, 9 April sebanyak 2 juta saham, 10 April sebanyak 7 juta saham, dan 12 April sebanyak 5 juta saham.

UPDATE Terkini Hasil Real Count Sementara Pilpres 2019 : Jokowi-Maruf 60,11 % Prabowo-Sandi 39,89 %

HASIL Real Count Sementara Pilpres 2019 Versi KPU : Jokowi-Maruf 55,79%, Prabowo-Sandi 44,21%

BPN Prabowo-Sandiaga Klaim Menang Exit Poll 55,4 Persen, Begini Tanggapan Anak Jokowi

Setelah transaksi, kepemilikan Sandiaga Uno tas saham SRTG turun menjadi 586.365.429 dari 605.365.429, atau setara 21,61 persen dari sebelumnya 22,31 persen saham.

Namun, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi BEI, Saratoga membeli kembali sahamnya pada Senin (15/4/2019) lalu.

Pembelian saham akan dilaksanakan setelah perseroan mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan diadakan 22 Mei 2019.

Hingga kemudian ada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan paling lambat 30 Juni 2020.

Biaya yang akan dikeluarkan untuk membeli kembali saham maksimal Rp 110 miliar sebanyak-banyaknya 0,737 persen dari modal disetor perseroan atau maksimum 20 juta saham.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saham Perusahaan Sandiaga Terjun Bebas, Imbas Hasil Hitung Cepat?", 
Penulis : Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved