Pemilu 2019
Pemilu 2019 di Kota Bogor : 2 KPPS Meninggal Dunia, 8 Orang Dirawat, 2 Oranga dalam Kondisi Koma
pihaknya masih menunggu arahaan dari KPU pusat terkait atensi yang akan diberikan kepada para pejuang demokrasi yang gugur.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR COM, BOGOR TENGAH - Dua orang KPPS di Kota Bogor meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemungutan suara.
Ketua KPUD Kota Bogor Samsudin menjelaskan bahwa dua orang yang meninggal adalah anggota KPPS dan Ketua KPPS.
Selaain itu beberapaa petugas lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Iya beberapa dirawat, ada yang sakit, terus ada yang jatuh dari motor karena ngantuk patah tulang ada yang dirawat dirumah, kami ketika terima laporan langsung ke tkp dan rumah sakit dan duka kami sampaikan bantuan semampu kami kemudian lakukan pendataan kami laporkan kpu provinsi dan pusat," katanya usai menyanpaikan bela sungkawa di rumah duka Jalan Balimbing, Kelurahan Tegalgundil, Kota Bogor.
Samsudin menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahaan dari KPU pusat terkait atensi yang akan diberikan kepada para pejuang demokrasi yang gugur.
"Kami nunggu arahan KPU RI seperti apa mudah-mudahan seperti harapan kita ada atensi perhatian dari pemerintah memberikan santunan kepada korban," katanya.
Rasa duka cita mendalam juga disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Bima pun mengunjungi rumah sakit-rumah sakit tempat para pejuang demokrasi dirawat.
"Pemkot Bogor menyampaikan rasa duka mendalam dan belasungkawa yang tak terhingga atas meningggalnya bapak sofyan, pemkot memberikan perhatian yang sangat dalam, karena almarhum wafat setelah menjalankann tugasnya," katanya.
Bima menyampaikan dari hasil peninjauan dan kunjungannya untuk menjenguk para pejuang demokrasi ada sekitar delapan petugas KPPS yang masih dirawat
Dari delapan orang tersebut dua diantaranya masih dalam keadaan tidak sadarkan diri.
"Saya juga menjenguk sejumlah warga yang di rawat semuanya karena kelelahan, ada yang tipes ada yang stroke pendarahan di otak, total ada dua meninggal delapaan masih dirawat," katanya.
Bima pun menngintruksikan kepada Dinas Kesehatab Kota Bogor untuk mennyediakan ambulance di aetiap PPK.
"Saya mengintruksikan kepada kepala dinas kesehatan untuk menyiapkan ambilan dimasing masing ppk dan puskesmas Kota Bogor untuk memeriksa para petugas penyelenggara pemilu yang sedang menghitung suara antisipasi agar tidak ada korban," ujarnya.