PGN Catat Keuangan Positif Raih Laba Bersih Rp 920 Miliar di Kuartal Pertama Tahun Ini

Pendapatan emiten terutama diperoleh dari hasil penjualan gas sebesar US$ 661,5 juta dan penjualan minyak dan gas sebesar US$ 92,8 juta.

PGN Catat Keuangan Positif Raih Laba Bersih Rp 920 Miliar di Kuartal Pertama Tahun Ini
Istimewa
PT. Perusahaan Gas Negara Tbk 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mencatatkan kinerja positif pada periode triwulan I tahun 2019 ini dengan berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 860,5 juta.

Pendapatan emiten terutama diperoleh dari hasil penjualan gas sebesar US$ 661,5 juta dan penjualan minyak dan gas sebesar US$ 92,8 juta.

Sedangkan laba operasi interim konsolidasian pada kuartal I-2019 sebesar US$ 162,5 juta dan laba bersih sebesar US$ 65 juta atau setara dengan Rp 920,2 Miliar dengan EBITDA sebesar US$ 263 juta.

Pencapaian ini berhasil dipertahankan setelah sepanjang tahun 2018 PGN telah mencatatkan kinerja yang positif baik dari sisi finansial dan operasional.

“Pencapaian ini diperoleh lantaran Perseroan melakukan berbagai upaya optimalisasi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian saat ini,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama.

Selama periode Januari-Maret 2019, PGN telah menyalurkan gas bumi sebesar 2.904 BBTUD dengan rincian sepanjang kuartal I-2019 volume gas niaga sebesar 919 BBTUD dan volume transportasi gas bumi sebesar 1.985 BBTUD.

Rachmat mengatakan bahwa, PGN yang kini berstatus sebagai Sub Holding Gas dengan mengakuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) optimis mampu menjaga kinerja positif di masa mendatang.

Hal ini, kata dia, sejalan dengan upaya mendukung visi-misi pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional.

“Dengan begitu PGN sebagai Sub Holding Gas akan jauh lebih optimal serta terjadi penguatan pada rantai bisnis gas bumi,” kata Rachmat.

Sedangkan pada pencapaian atas kinerja keuangan dan operasi sepanjang 2018, PGN berhasil mencatatkan kinerja konsolidasi yang positif mulai dari pendapatan mencapai US$ 3,87 miliar dengan EBITDA sebesar US$ 1,20 miliar serta total aset yang dikelola PGN mencapai US$ 7,94 miliar dengan laba bersih menembus US$ 305 juta.

Dengan sejumlah pencapaian itu, menurut Rachmat, PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional.

"PGN terus berkomitmen membangun dan memperluas infrastruktur gas nasional, walau di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik," kata Rachmat.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved