Pemkot Bogor Kerjasama Dengan Perusahaan Asal Inggris, Sampah Akan Diubah Menjadi Solar

Pemerintah Kota Bogor bekerjasama dengan perusahaan asal Ingris Plastic Energy Limited untuk mengubah sampah plastik menjadi sumber energi

Pemkot Bogor Kerjasama Dengan Perusahaan Asal Inggris, Sampah Akan Diubah Menjadi Solar
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Perwakilan dari Plastic Energy Limited, Kirk Evans 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor bekerjasama dengan perusahaan asal Inggris Plastic Energy Limited untuk mengubah sampah plastik menjadi sumber energi.

Sampah yang bisa diolah diantaranya adalah sampah plastik rumah tangga ataupun sampah plastik makanan.

Perwakilan dari Plastic Energy Limited, Kirk Evans mengatakan bahwa nantinya plastik yang diolah akan diubah menjadi solar.

"Ini plastik bisa digunakan untuk bikin solar untuk menggerakan tenaga diesel jadi sekarang ini kita bikin dua MoU dengan Jawa Barat dan lima kota , termasuk Kota Bogor," katanya, Rabu (8/5/2019) kemarin.

Kirk menjelaskan setelah penandatanganan MoU yang dilakukan antara Plastic Energy Limited dengan Pemkot Bogor selanjutnya akan ada penelitian ataupun analisa lanjutan sebelum dikucurkannya dana investasi.

"Investment dan untuk studi dan untuk pabrik ini semua (biaya) dari kita jadi kita tidak minta uang dari pemerintah, nilai investasinya kira-kira untuk 60 ton perhari itu investasi itu 30 juta dollar, start-nya mulai sekarang kita sudah ada tim dari Jakarta jadi tinggal duduk dengan beberapa instansi untuk mendapat sampah dan lain lain;" katanya.

Nantinya 1 kilogram sampah plastik yang diolah akan menghasilkan 0,8 liter solar.

Setelah dilakukan analisa maka diperlukan area seluas 1 hektare untuk dibangun pengolahan sampah.

"MoU ini untuk setahun karena ini menurut kita ini bisa selesai salam enam bulan, selesai analisa kita langsung masuk investasi karena kita harus cari lahan dan tempat paling cocok untuk logistik dan segala macam," katanya

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota Bogor memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk Plastic Energy untuk melakukan analisa.

" Iya pokoknya sekarang kita beri kesempatan mereka untuk membuat kajian dulu, lokasinya kita arahkan ke Galuga jadi kordinasi juga dengan pemerintah provinsi kita berharap nanti bisa diimplementasikan di Galuga untuk mengelola semua plastik yang ada disitu menjadi energi tanpa mengeluarkan uang APBD, manfaatnya warga Kota Bogor bisa mendapatkan aliran energi daei pengolahan sampah itu," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved