Pria Ini Jual Buku Ziarah Kubur di Simpang Jambu Dua Secara Paksa, Sampai Ketok Jendela Mobil

Saat trafight light berwarna merah, pria iru pun berkeliling membagikan buku berjudul ziarah kubur tersebut ke pengendara.

Pria Ini Jual Buku Ziarah Kubur di Simpang Jambu Dua Secara Paksa, Sampai Ketok Jendela Mobil
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Buku ziarah yang dijual paksa oleh pedagang di Simpang Plaza Jambu Dua 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Seorang pria di trafight light simpang Plaza Jambu Dua menjual buku agama secara paksa.

Pantauan TribunnewsBogor.com Senin (13/5/2019) pria yang menggunakan jaket berwarna hitam tersebut membawa tumpukan buku agama bertuliskan ziarah kubur.

Saat trafight light berwarna merah, pria itu pun berkeliling membagikan buku berjudul ziarah kubur tersebut ke pengendara.

Bahkan tidak segan pria tersebur mengetuk kaca mobil agar pengendara membuka kaca mobilnya.

Usai membagikan buku tersebut pria itu pun kembali mememinta uang kepada pengendara yang sudah menerima buku ziarah kubur.

Arus lalu lintas di Simpang Plaza Jambu Dua pagi ini dalam kondisi lancar.
Arus lalu lintas di Simpang Plaza Jambu Dua pagi ini dalam kondisi lancar. (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Meski beebrapa pengendara menolak, pria itu pun terus memaksa.

"Iya berapa saja, berapa aja bang seadanya, seikhlasanya saja, iya berapa saja," kata pria tersebut.

Dengan terpaksa beberapa pengendara pun mengeluarkan uang Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Azrin mengatakan bahwa tidak boleh ada paksaan dalam menjual ataupun mengemis di simpang lampu merah.

"Jualan buku ya, tidak boleh maksa-maksa, orang untuk beli buku, nanti kita lapor ke Satpol PP," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Operasi (Kasidalops) Satpol PP Kota Bogor, Dimas Tiko saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman terlebih dahulu.

" Ini menjadi bahan nanti, kami sampaikan ke bidang trantib agar menjadi perhatian dan agan segera kami dalami," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved