Kronologi Lengkap Longsor di Gunung Pongkor Bogor, 6 Penambang Terjebak dalam Lubang Selama 15 Jam

Dua orang korban yang tewas, kata dia justru tertimbun longsor saat berada di luar lubang galian bernama Lubang Saker.

Kronologi Lengkap Longsor di Gunung Pongkor Bogor, 6 Penambang Terjebak dalam Lubang Selama 15 Jam
istimewa
puluhan penambang emas liar di Pongkor, Nanggung, Kabupaten Bogor tertimbun longsor, 2 orang dipastikan tewas 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, NANGGUNG - Kapolsek Nanggung, AKP Asep Saepudin menjelaskan bahwa delapan orang penambang liar yang menjadi korban longsor tidak semuanya berada di dalam lubang saat kejadian.

Dua orang korban yang tewas, kata dia justru tertimbun longsor saat berada di luar lubang galian bernama Lubang Saker.

"Yang selamet-selamet itu yang dua sama yang empat (6 orang) itu dalam lobang. Korban yang meninggal berada di luar lobang. Mereka berperan sebagai tukang panggul," kata Asep kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (14/5/2019).

Ke-6 korban yang berada dalam lubang sedalam sekitar 100 meter terjebak hingga sekitar 15 jam sampai akhirnya bisa dievakuasi.

Bertahan di dalam lubang galian sampai berhari-hari, kata dia, merupakan hal biasa yang seorang gurandil.

"Itu hal yang biasa buat gurandil berhari hari di dalam lubang, karena mereka kan membawa perbekalan mie instan, air minum dan sebagainya dengan catatan masih ada lubang udara yang bisa masuk. Nah kemungkinan kemarin kan masih ada lubang udara yang masih tembus ke dalem," kata Asep.

Sejak seluruh korban dievakuasi pada Senin (14/5/2019) kemarin, para korban langsung dibawa ke keluarga masing masing.

Antisipasi munculnya gurandil, kata Asep juga sudah dilakukan bersama PT.Antam yakni melakukan pengecoran (filling) lubang-lubang galian ilegal yang ditemukan.

"Hampir tiap hari kita patroli ke lokasi itu, tapi kan mereka kucing-kucingan lah, hari ini kita datang mungkin melihat, lalau mereka sembunyi. Kita nggak ada, mereka datang. Terus menerus akan seperti itu. Tapi dibandingkan dulu udah sangat berkurang jauh," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, penyisiran hari kedua sejak Selasa (14/5/2019) pagi di lokasi kejadian selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

Jumlah korban dipastikan tidak bertambah terlebih sudah tidak ada lagi warga yang melapor kehilangan anggota keluarganya dalam kejadian ini.

"Tadi kita turun cukup lengkap, dari Polsek, Koramil dan tim SAR Polres Bogor, kemudian ada Rescue dari PT. Antam, BPBD juga. Kemudian admin Antam mendampingi juga mengecek lokasi, memang tidak ditemukan lagi ada tanda-tanda korban dan sebagainya. Jadi ini meluruskan berita yang simpang siur. Semua korban tuh ada 8, 2 dalam keadaan meninggal kita temukan, kemudian 6 dalam keadaan selamat," jelas Asep, Selasa (14/5/2019)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved