Pilpres 2019

TKN: Kalau Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Artinya Gerindra Tak Pantas Dilantik di DPR RI dan DPRD

Oleh karena itu, ia berharap pernyataan Prabowo Subianto itu hanya ungkap emosi, bukan sikap politik yang sebenarnya.

TKN: Kalau Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Artinya Gerindra Tak Pantas Dilantik di DPR RI dan DPRD
Facebook Gerindra
Prabowo Subianto 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional ( TKN) Jokowi-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding, menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang akan menolak hasil perhitungan suara Pemilu.

Abdul Kadir Karding mengatakan, apabila Prabowo Subianto tak puas dengan hasil pemilu, maka dapat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Oleh karena itu, ia berharap pernyataan Prabowo Subianto itu hanya ungkap emosi, bukan sikap politik yang sebenarnya.

"Itu lah jalur yang disediakan Undang-undang dasar. Jadi sekali lagi mudah-mudahan itu hanya letupan emosi sesaat pak Prabowo saja bukan suatu sikap politik karena akan memberi dampak yang serius terutama bagi hasil Pileg," kata Abdul Kadir Karding, saat dihubungi kompas.com, Rabu (15/5/2019).

Abdul Kadir Karding mengatakan, kalau Prabowo Subiantio tidak mengakui hasil perhitungan suara Pilpres, maka seharusnya Prabowo juga tidak mengakui hasil Pileg.

"Kalau tidak diakui itu (hasil perhitungan suara) artinya tidak pantas untuk dilantik anggota DPR RI dari Gerindra dan DPRD dan termasuk partai koalisi 02 kalau secara institusi mereka menolak itu," ujarnya.

Abdul Kadir Karding juga mengatakan, pemilu kali ini dilakukan serentak, tidak mungkin kecurangan hanya terjadi di Pilpres.

"Dan tidak mungkin yang curang hanya pilpres. Kalau asumsinya curang pasti curang semua ya kan," kata dia.

Selanjutnya, Abdul Kadir Karding mengatakan apa yang disampaikan Prabowo Subianto dapat membangun pendidikan politik yang kurang baik bagi masyarakat.

"Dengan perilaku yang tidak siap kalah dan di negara demokrasi seperti saat ini tentu akan bisa menjadi preseden buruk di masa yang akan datang," pungkasnya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pasalnya, Prabowo Subianto menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," ujar Prabowo Subianto saat berbicara dalam acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TKN: Penolakan Hasil Pemilu Prabowo Hanya Letupan Emosi "
Penulis : Haryanti Puspa Sari
Editor : Sabrina Asril

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved