Pedagang Kolang-kaling di Pasar Baru Bogor Ngeluh, Pembeli Menyusut Dibanding Tahun Lalu

Mulyadi (40) mengatakan bahwa antusias pembeli tahun ini merosot tajam jika dibandingkan puasa tahun sebelumnya.

Pedagang Kolang-kaling di Pasar Baru Bogor Ngeluh, Pembeli Menyusut Dibanding Tahun Lalu
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
pedagang kolang kaling 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Pedagang kolang-kaling di Pasar Bari, Bojonggede, Kabupaten Bogor mengeluh sepi pembeli

Pedagang kolang-kaling Mulyadi (40) mengatakan bahwa antusias pembeli tahun ini merosot tajam jika dibandingkan puasa tahun sebelumnya.

"Antusias pembeli kolang kaling di bulan puasa ini kurang jika dibandingkan tahun lalu. Saya tidak terlalu mengetahui apa penyebab kurangnya antusias pembeli untuk tahun ini," ujarnya kepada Tribunnewsbogor.com.

Pedagang kolang-kaling yang telah berjualan sejak tahun 2002 ini pun menjelaskan bahwa bulan puasa tahun lalu jumlah pembeli per hari itu bisa sampai 20 orang, namun di tahun ini jumlah itu menyusut menjadi 10 orang pembeli per harinya.

"Tahun lalu pembeli per hari bisa sampai 20 orang lebih, tapi puasa sekarang sekitar 10 orang," jelasnya.

Sementara itu, terkait harga kolang kaling yang dijualnya, Mulyadi mematok harga mulai dari Rp 13 ribu, ia pun berharap agar masyarakat kembali ramai membeli dagangannya.

" Harga kolang kaling yang saya jual itu Rp 15 ribu untuk pengeteng dan Rp 13 ribu dijual untuk pedagang per kilonya. Harapan saya pembeli kolang-kaling terutama di bulan suci Ramadan ini kembali ramai," pungkasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved