Waspada ! Isi Baterai Ponsel di Mobil Ternyata Bisa Bikin Handphone Cepat Rusak, Ini Penjelasannya

Pasalnya handphone yang biasa di-charge di dalam Mobil bisa berpotensi merusak komponen baterai, lho!

Waspada ! Isi Baterai Ponsel di Mobil Ternyata Bisa Bikin Handphone Cepat Rusak, Ini Penjelasannya
Oik Yusuf/ Kompas.com
Ilustrasi pengisian baterai ponsel 
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mengisi daya baterai ponsel selama perjalanan bisa jadi kesalahan besar.

Karena kebiasaan seperti ini dapat merusak baterai handphone juga gadget lainnya.

Mengisi baterai atau men-charge handphone di dalam Mobil biasa kita lakukan, terlebih bila dalam perjalanan.

Namun sebisa mungkin sebaiknya segera hentikan kebiasaan mengisi daya baterai ponsel di dalam Mobil.

Pasalnya handphone yang biasa di-charge di dalam Mobil bisa berpotensi merusak komponen baterai, lho!

Memang mengisi daya ponsel di Mobil tidaklah berbahaya.

Ingin tahu apa alasannya?

Sempat Hilang dari Layar Kaca, Andre Taulany Akhirnya Bagikan Kabar Terbaru, Ucap Rindu ke Sule

Port USB di kendaraan mungkin menyediakan lebih sedikit listrik daripada yang benar-benar diperlukan untuk mengisi daya baterai ponsel Moms.

Akibatnya, ponsel bisa jadi mogok saat sedang mengisi daya, atau lebih buruk lagi, hampir tidak mengisi daya baterai sama sekali.

“Banyak orang mungkin memerhatikan bahwa di perjalanan pulang dari kantor, daya baterai ponsel mereka terisi sangat sedikit selama 30 hingga 60 menit perjalanan,” jelas Brad Nichols, seorang teknisi di Staymobile, seperti dikutip dari Reader's Digest.

"Ini sebagian besar dikarenakan ponsel menggunakan lebih banyak daya daripada yang disediakan oleh charger di Mobil," tambahnya.

Nichols juga mengatakan bahwa ponsel dapat menerima terlalu banyak daya, terutama jika menggunakan port “Pemantik Rokok” untuk mengisi daya baterai.

Kebanyakan port "Pemantik Rokok" dapat memasok hingga 10 ampere, sementara sebagian besar pengisi daya menggunakan 1-3 amp.

David Beckham Dilarang Mengemudi 6 Bulan karena Main Ponsel sambil Nyetir

Pengisi baterai yang tidak berfungsi baik atau rusak dapat memberikan daya yang tidak konsisten ke perangkat.

Akibatnya, dapat terjadi lonjakan secara tiba-tiba, atau ponsel menjadi panas, kerusakan komponen internal, atau pada kondisi yang langka, dapat menghancurkan perangkat tersebut.

Mengisi daya ponsel di Mobil bisa menghabiskan baterai Mobil juga lo, Moms.

Bila Moms membiarkan Mobil berada di mode "aksesori", di mana mesin telah mati, tetapi masih menyalakan radio, ponsel akan mengambil daya dari baterai Mobil untuk mengisi daya baterai ponsel.

"Ini biasanya bukan masalah besar bagi mereka yang memiliki Mobil baru dengan baterai yang sehat", kata Nichols.

Tetapi jika Moms memiliki Mobil model lama, Moms baiknya menghindari pengisian daya ponsel melalui port USB-nya.

Pada akhirnya, tetap pilih jalan yang aman, dan tunggu sampai tiba di rumah untuk mengisi daya baterai ponsel ya, Moms! (*)

Artikel ini pernah tayang di Nakita.grid.id dengan judul Stop Kebiasaan Charge Handphone di Mobil, Ini Dampaknya!
Editor: khairunnisa
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved