Teroris di Bogor

Terduga Teroris Yang Diamankan Densus 88 di Cibinong Bogor Dikenal Sebagai Tukang Parkir

Kejadian penangkapan pria yang diduga terlibat jaringan ISIS ini juga membuat warga tak menyangka.

Terduga Teroris Yang Diamankan Densus 88 di Cibinong Bogor Dikenal Sebagai Tukang Parkir
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ketua RW setempat, M. Sobari, 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pria berinisial E (51) yang diamankan oleh Densus 88 di RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor dikenal sebagai tukang parkir di simpang jalan atau 'Pak Ogah'.

Kejadian penangkapan pria yang diduga terlibat jaringan ISIS ini juga membuat warga tak menyangka.

"Dia orang pribumi asli sini dari kecil," kata Ketua RW setempat, M Sobari saat ditemui TribunnewsBogor.com, Jumat (17/5/2019) malam.

Sosok pria yang diduga terlibat jaringan teroris ini di mata warga juga dikenal merupakan sosok pria yang baik.

Bekerja sebagai juru parkir di simpang jalan berjarak beberapa ratus meter dari rumahnya yang dihuni bersama istri dan 4 anaknya.

"Gak nyangka saya, dari kesehariannya dia orangnya baik, tidak menonjolkan itikad jelek, gak ada. Ibadahnya kalau dilihat dari karakternya dia sangat tekun. Dia profesinya tukang parkir di simpang jalan, di Simpang Bintang Mas," kata Sobari.

Terduga Teroris Yang Diamankan Densus 88 di Cibinong Bogor Diduga Terlibat Jaringan ISIS

Petugas mengamankan barang bukti dari rumah terduga tertoris di Kampung Nanggewer, RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/5/2019)
Petugas mengamankan barang bukti dari rumah terduga tertoris di Kampung Nanggewer, RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/5/2019) (Dokumentasi Humas Polres Bogor)

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 di-backup Polres Bogor tangkap terduga teroris berinisial E alias ER (51) di Kampung Nanggewer, RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/5/2019) sore.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti beberapa bahan baku dan bahan jadi peledak yang dibuat secara rumahan antara lain TATP dan Nitrogliserin, beberapa panci, paku-paku termasuk buku-buku pembuatan bom dan buku-buku doktrin jihadis.

Pantauan TribunnewsBogor.com, sampai Jumat (17/5/2019) malam, suasana di sekitar lokasi rumah E masih ramai oleh warga yang penasaran dengan kejadian tersebut.

Rumah korban korban pun kini terpantau cukup gelap dan kosong.

Sementara keluarga pelaku mengungsi ke rumah kerabatnya pasca penangkapan pria yang terduga terlibat kasus terorisme tersebut.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved