Bagaimana Hukumnya Meminta Maaf Lewat Media Sosial saat Hari Raya Idul Fitri? Ini Penjelasan Ustaz

Dalam Islam, kapanpun kita salah maka kapanpun boleh kita meminta maaf dan dianjurkan secepatnya. Tidak harus menunggu hari raya Idul Fitri.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Tanya Pak Ustaz 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Hari raya Idul Fitri adalah momen bagi umat muslim untuk saling memohon maaf dan saling memaafkan.

Tak hanya bertemu langsung, biasanya saling memaafkan dilakukan di media sosial atau melalui aplikasi berbalas pesan.

Lantas, bagaimana hukumnya meminta maaf melalui media sosial saat Idul Fitri?

Jawaban:

Sebenarnya yang namanya minta maaf itu boleh tatap muka boleh tidak.

Intinya minta maaf itu terletak pada keikhlasan hati untuk meminta maaf dan keikhlasan memberi maaf.

Baik melalui pertemuan langsung, maupun melalui media sosial.

Terkait khusus pada hari raya Idul Fitri itu kan lebih pada tradisi.

Dalam Islam, kapanpun kita salah maka kapanpun boleh kita meminta maaf dan dianjurkan secepatnya. Tidak harus menunggu hari raya Idul Fitri.

Tapi karena hari raya Idul Fitri menjadi tradisi untuk saling memaafkan, maka itu tradisi yang bagus.

Soal minta maaf lebih baik langsung atau apakah boleh pakai media sosial, sebenarnya tidak ada masalah secara prinsip.

Intinya saling memaafkan terletak pada niat meminta maaf dan niat ikhlas memberi maaf.

Tetapi, bertemu langsung tentunya lebih baik dari pada melalui SMS atau WhatsApp.

Karena SMS, WhatsApp, itu tidak bisa membawa mimik wajah tidak ikut, ekspresinya juga tidak ikut. Jadi memang kurang begitu mengena.

Tapi itu bukan persoalan prinsip, namun persoalan persaudaraan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved