Istri Indro Warkop Meninggal

3 Hari Pasca Wafatnya Istri Indro Warkop, Putra Bungsu untuk Sang Ibunda: Datanglah Ke Mimpiku

Kepergian Nita Octabijanthy untuk selama=lamanya tak hanya menyisakan duka mendalam untuk Indro Warkop, tapi juga teruntuk sang putra bungsu, Harley.

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
kolase Instagram @indrowarkop_asli/@harleyano
Indro Warkop bersama istri dan ketiga anaknya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tiga hari sudah Nita Octabijanthy meninggalkan Indro Warkop dan ketiga anaknya untuk selama-lamanya.

Nita Octobijanthy, istri Idro Warkop ini diketahui meninggal dunia saat masih menjalani pengobatan di rumah sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/10/2018).

Ia menghembuskan napas terakhir di usia ke 59 tahun, setelah sebelumnya berjuang melawan penyakit kanker paru-paru yang telah diidap sejak Agustus 2017.

Yang membuat pihak keluarga bersedih adalah istri Indro Warkop ini meninggal tepat satu hari pasca merayakan hari ulang tahunnya.

Almarhumah istri Indro Warkop dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Rabu (10/10/2018).

Tak hanya meninggalkan suami, istri Indro Warkop juga meninggalkan 3 orang anak dan juga 2 orang cucu.

Diantaranya Handika Indrajanthy Putri atau Ipoet, Satya Paramita Hada Dwinita atau Hada dan Harleyano Triandro.

Dua orang cucunya adalah Alya dan Kiya yang merupakan anak dari Hada.

Rupanya tak hanya Indro Warkop selaku suami yang merasakan kesedihan yang amat mendalam.

Putra bungsu mereka yakni Harley pun merasakan kesedihan dan duka mendalam atas kepergian sang ibunda.

Tercatat, pada Kamis (11/10/2018) malam saat menggelar tahlilan 3 hari pasca meninggalnya sang ibunda, Harley menuliskan cuitan kesedihan di laman Instagram Story miliknya, @harleyano.

Ia mengunggah sebuah foto bergambar wajah ibundanya yang sedang tersenyum bahagia.

Heran dengan Kasus Pembatalan Nikah Kris Hatta dan Hilda, Hotman Paris: Wanita Sekarang Makin Pintar

Tak hanya itu, ia juga menuliskan sebuah puisi yang berjudul 'Ibu'. Begini puisinya:

"Ibu...
Ini aku anak lelakimu

Ibu...
Tak pernah ku terdiam
Memandang waktu...
Terucap 'andai' dalam benak..

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved