Breaking News

Keracunan Massal

RS Yonkes 1 : Air Minum Karyawan Pabrik Bra di Bogor Mengandung Bakteri

korban mengalami gangguan pencernaan seperti muntah-muntah, pusing, dan buang air besar.

Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Soewidia Henaldi
Seorang karyawan PT Sumber Mitra Gasutri (SMG) yang menjadi korban keracunan mendapatkan penanganan medis dari perawat di RS Yonkes 1 Kostrad, Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ratusan karyawan PT Sumber Mitra Gasutri (SMG) yang berlokasi di Jalan Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat keracunan setelah minum air isi ulang.

"Jika dilihat dari kronologis dan keluhan pasien, mereka terindikasi keracunan," ujar Beni Susanto, Kepala Tim  Piket RS Yonkes 1 Kostrad kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (8/10/2015).

Menurut Beni, para korban mengalami gangguan pencernaan seperti muntah-muntah, pusing, dan buang air besar.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan pihak dokter kadar lekosit para karyawan pabrik pembuatan bra ini rata-rata diatas 10.000.

Baca juga : Karyawan Pabrik di Bogor Keracunan Air Isi Ulang

Padahal batas normal kadar lekosit manusia ada di kisaran 5.000-1.000/UL.

"Kalau di atas 1000/UL berarti diatas batas normal. Jadi disinyalir di dalam tubuh pasien ada banyak bakteri," ujarnya.

Untuk meringankan dehidrasi, muntah dan rasa mual, tim dokter memberikan obat dan cairan infus kepada pasien.

"Rata-rata para karyawan ini menderita dehidrasi sedang, ada juga yang lemas," katanya.

Beni menjelaskan, jumlah pasien yang masuk ke RS Yonkes 1 Kostrad sebanyak 53 orang, terdiri dari 36 orang rawat inap, dan 17 berobat jalan.

"Karena kami tidak bisa menampung semua korban, jadi sebagian ada yang dibawa ke RSUD Cibinong dan RS Trimitra," ujarnya.

Menurutnya, korban datang ke RS secara bertahap, mulai Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB. 

Iman Sakiman (32), salah seorang korban mengaku, sudah mengalami sakit kepala dan mual sehari sebelumnya.  

Kondisi tubuhnya semakin parah ketika kembali meminum air galon yang disediakan pihak perusahaan.

"Sakitnya malah makin parah. Pas saya lihat temen-temen yang lain juga mengalami kondisi yang sama seperti saya," ujar pria asal Leuwinutug, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved