Pedang Nabi Muhammad SAW

Pedang Rasulullah SAW Sempat Disimpan di Dalam Tanah

Pedang aslinya di Turki memang seperti ini. Saat ditemukan, beberapa batunya sudah hilang

Tayang:
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Hiasan batu merah delima dan pirus di pedang Nabi Muhammad SAW ada yang hilang setelah disimpang di bawah tanah. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Pedang Nabi Muhammad SAW sempat disimpan di dalam tanah saat perang dunia II. 

Anggota tim Pedang Nabi, Subhan mengatakan, pedang Rasulullah SAW disimpan di bawah tanah untuk diamankan agar tidak hilang atau dicuri orang.

"Jadi sempat disimpan di bawah tanah untuk diamankan. Setelah itu, benda-benda peninggalan ini kemudian dibawa dari Arab ke Turki," ujarnya.

Setelah disimpan di bawah tanah, beberapa batu merah delima dan pirus yang menjadi hiasan di pedang Nabi Muhammad SAW hilang dari tempatnya.

"Pedang aslinya di Turki memang seperti ini," katanya.

Baca juga : Ingin Tahu Pedang Nabi Muhammad SAW, Ini Ciri-cirinya

Subhan mengatakan, saat pedang Nabi ditemukan, beberapa batunya memang sudah hilang.

"Jadi dibuat replikanya juga demikian," ujarnya.

Pedang Al Ma'thur ini, merupakan satu-satunya pedang milik Nabi Muhammad SAW yang tidak pernah dipakai untuk perang.

"Pedang ini hanya digunakan oleh Rasulullah SAW saat menikahkan puterinya, Fatimah," katanya.

Dia menjelaskan, replika pedang ini merupakan turun temurun dari kakek Nabi kemudian ke ayahnya, dan terakhir ke Rasulullah SAW.

"Tidak diberikan kepada sahabat yang lainnya, karena keturunan Nabi ini keturunan yang dijaga oleh Allah SWT," ujarnya.      

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved