Breaking News:

Oknum Jaksa Cibinong Ajak Yul Oral Seks

Yul melaporkan oknum berinisial YY itu, karena dia dipaksa melakukan oral seks kepada pelaku.

ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI -- Tak terima mendapat pelecehan seksual, Yul (30) seorang ibu rumah tangga melaporkan oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Cibinong, Bogor, Jawa Barat ke Kejaksaan Agung.

Yul melaporkan oknum berinisial YY itu, karena dia dipaksa melakukan oral seks kepada pelaku.

"Tak hanya itu, korban juga dipaksa untuk melakukan hubungan intim, tapi Yul menolaknya," kata Manoar Tampubolong, kuasa hukum Yul dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Patriot Bekasi, kepada wartawan di kantornya, Jalan Sultan Hasanudin, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Rabu (14/10/2015).

Manoar mengatakan, tindak pelecehan seksual ini terjadi di dalam mobil pelaku.

Yul terpaksa menuruti kemauan pelaku, setelah YY menyanggupi akan membantu perkara suaminya, Tdy yang dijerat kasus penggelapan.

Lantaran buta dengan hukum, Yul memohon kepada YY agar suaminya dituntut dengan hukuman ringan.
Kesempatan itu rupanya digunakan YY melakukan perbuatan tercela.

Melalui sambungan telepon, YY lalu mengajak Yul pergi ke Polsek di tempat suaminya ditahan.

Namun di pertengahan jalan, YY meminta Yul untuk melakukan oral seks.

Dengan rayuan akan menuntut hukuman ringan kepada suami, akhirnya Yul menuruti kemauan pelaku.

"Ibu Yul terpaksa melakukan hal itu, karena memikirkan nasib suaminya," katanya.
Naas, dari perbuatan itu, rupanya YY belum puas. Dia lalu mengajak Yul ke sebuah hotel untuk melakukan hubungan intim.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved