Wanita Indonesia Dibebani Hutang Layani 150 Laki-laki di Malaysia

Belum lengkap utang melayani tamu sebanyak 150 kali, Yt langsung kabur ke Batam

Wanita Indonesia Dibebani Hutang Layani 150 Laki-laki di Malaysia
TRIBUN BATAM/Dedy
Yt, korban trafiking di Malaysia, usai memberi keterangan di Polda Kepri, Rabu (21/10/2015). YT berhasil melarikan diri ke Batam dibantu Konsulat RI di Malaysia 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BATAM – Seorang perempuan asal Pekalongan, Jawa Tengah yang bermaksud bekerja menjadi tenaga kerja di Malaysia terjebak dalam praktik kejahatan prostitusi.

Mucikari memaksa perempuan malang berinisial Yt (22) itu melayani ratusan laki-laki, namun Yt berhasil kabur ke Batam.

Penyidik Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri‎ pun menangkap seorang pria yang diduga mucikari kelas internasional.

Tersangka disebut bernama ‎Ahmad Zainal, warga Melcem Batuampar, Batam, diamankan pada Minggu (18/10/2015) malam.

Tersangka yang biasa disapa Dikki memperdaya wanita-wanita muda dengan memanfaatkan wanita PSK yang telah berhasil bekerja di Singapura, Malaysia hingga Taiwan.

Korbannya antara lain Yt yang berasal dari Pekalongan Jawa Tengah, tamatan sekolah menengah pertama.

Gadis ini masuk ke Batam pada Juli 2015, mengikuti temannya yang sukses bekerja di sana sebelum menyeberang ke Malaysia.

Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Kepri ‎AKBP Edi Santoso mengungkapkan, ‎Yt dipaksa melayani pria hidung belang di Malaysia sebanyak 150 kali oleh mucikarinya.

Namun, belum lengkap utang melayani tamu sebanyak 150 kali, Yt langsung kabur ke Batam ketika sudah memuaskan nafsu pelanggannya sebanyak 56 kali.

Dengan kata lain, dia masih berutang pelayanan seks sebanyak 94 kali.

Halaman
12
Editor: Vovo Susatio
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved