Nasi Bakar Bambu Ini Obati Rindu Masakan Khas Pedesaan Sunda
Nasi Bakar Bambu ini cara masakan orang desa zaman dulu
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Nasi bakar bambu khas Sunda di Saung Mirah ini bisa mengobati rindu.
Sudah jarang, nasi diolah dengan cara tradisional, seperti cara leluhur memasak nasi khas Sunda ini.
Resto ini terletak di Jalan Raya Pangrango No 32, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.
Proses pembuatan nasi bakar bambu saung mirah ini sangat menggugah selera.
Beras putih dibalut dengan daun pisang lalu dimasukan ke dalam selongsong bambu.
Selanjutnya, bambu berisi berasi ini di bakar hingga matang.
"Nasi Bakar Bambu ini seperti konsep masakan desa, jadi bagi yang rindu dengan masakan khas desa bisa memesan menu ini," ucap Ika Fiffah, Marketing Manager Resto Mirah, kepada TribunnewsBogor, Senin (2/11/2015).
Nasi Bakar Bambu ini berisi ikan teri sebagai penambah kelezatan dan gurih masakan.
Pengunjung resto ini bisa memesan menu lain sebagai teman untuk menyantap Nasi Bakar Bambu.
"Untuk menu lain sebagai teman makan nasi bakar bambu, Resto Saung Mirah menyediakan menu Ayam Bakar dan Gurame Kipas," kata Ika sambil menunjuk daftar menu.
Resto ini buka sejak pukul 10.00 WIB pagi hari hingga pukul 22.00 WIB.
Resto ini ramai dikunjungi pembeli pada jam makan siang dan jam makan malam.
Harga Nasi Bakar bambu Special harganya Rp 52.600 dan Nasi bakar bambu pete Rp 22.400.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/nasi-bakar-bambu-1_20151102_165341.jpg)