Koboi Jalanan di Bogor
Kisah Cinta Japra Selesai di Tangan Serda YH Saat Pistol Menyalak
Pasangan ini menikah, setelah berpacaran selama enam bulan
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Suut Amdani
Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Keharmonisan pasangan Marsin Sarmani alias Japra (40) dan Siti Marsitoh yang dibangun sejak 1999, kandas.
Letusan pistol Serda YH, menghantar Japra pulang untuk selama-lamanya.
Pasangan ini menikah tahun 1999 lalu.
Dianugerahi dua orang anak, hubungan keluarga ini berjalan harmonis.
Pasangan ini menikah, setelah berpacaran selama enam bulan.
"Kenalnya di tempat kerjaan, bang Japra deketin saya," kata Siti kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (6/11/2015).
Baca juga: Inilah SMS Terakhir Korban Penembakan Serda YH, Masih Tersimpan di Ponsel Nokia
Siti tak ragu saat diajak menikah oleh Japra, meski baru pacaran enam bulan.
Menurutnya, Japra lelaki yang penuh dengan rencana untuk masa depan.
"Dia yang ngajak nikah, banyak rencana, semuanya bagus," kata Siti.
"Saya juga salut sama rencana bang Japra," lanjutnya.
Siti bercerita sambil sesekali membasuh air mata di pipinya.
Setelah menikah, keduanya tetap bekerja.
"Tapi bang Japra sekarang sudah pergi, saya minta yang bunuh abang di hukum," kata pegawai pabrik garment itu.
Japra meninggal pada Selasa (3/11/2015), pukul 17.00 WIB di depan Pom Bensin Jalan Mayor Oking, Desa Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Letusan senjata jenis FN milik Serda YH, menghabisi hidup Japra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/marsin-sarmani-alias-japra_20151106_185106.jpg)
