MotoGP

Dicemooh Penonton Saat di Podium, Marquez Bilang Pertama Kalinya Seperti Ini

Situasi ini rumit, padahal saya telah mengeluarkan 100 persen kemampuan saya

Dicemooh Penonton Saat di Podium, Marquez Bilang Pertama Kalinya Seperti Ini
gettyimages
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, berbicara kepada wartawan dalam jumpa pers di Sirkuit Ricardo Tormo, Kamis (5/11/2015). 

Sebelumnya, ia juga menyebut Marquez sengaja membantu Lorenzo saat balapan di Australia.

Wakil Presiden HRC, Shuhei Nakamoto, menilai Rossi terbawa emosi karena gagal mewujudkan ambisi menjadi juara dunia.

Ia juga menyayangkan karena Rossi menuduh Marquez tanpa disertai bukti yang jelas.

"Ini bukan suasana yang kami inginkan pada akhir kejuaraan dunia yang tak terlupakan. Kami memahami hari ini sangat sulit buat Valentino. Setelah memimpin pada 17 seri, tertinggal lima poin pada seri terakhir pasti sangat mengecewakan," kata Nakamoto.

"Namun, kami tidak bisa menerima tuduhan yang diarahkan kepada pebalap kami pada beberapa pekan terakhir pada sesi konferensi pers. Tidak ada bukti dari tuduhan ini, Marc hanya meraih lima poin dari pesaing Valentino, Jorge," ujar pria asal Jepang itu.

Nakamoto menegaskan bahwa strategi Marquez di seri terakhir di Valencia adalah menekan Lorenzo pada beberapa lap terakhir.

Begitu juga dengan Pedrosa, dia akan memaksimalkan setiap kesempatan yang ada untuk mengejar Lorenzo.

"Valentino adalah seorang juara dunia yang hebat dan merupakan individu yang cerdas. Kami berharap dia bisa mengevaluasi apa yang telah terjadi dan menerima kenyataan pada musim yang indah ini," tutur Nakamoto.

Seri terakhir MotoGP 2015 tidak berpihak kepada pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi.

Pebalap bernomor 46 itu gagal menjadi juara dunia lantaran hanya bisa finish di posisi ke-4, meski telah berjuang start dari posisi buncit, 26.

Halaman
1234
Editor: Bima Chakti Firmansyah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved