Ikan Gabus Bisa Mempercepat Penyembuhan Luka, Ini Penjelasannya
Toman dan betutu terbukti memiliki kadar albumin yang sangat tinggi.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menemukan pengobatan alternatif untuk mempercepat penyembuhan luka.
Obat alternatif itu berasal dari ikan toman atau gabus dan betutu.
Toman dan betutu terbukti memiliki kadar albumin yang sangat tinggi.
Albumin merupakan protein larut dalam air yang berfungsi membentuk jaringan sel baru.
"Selama ini, makanan yang diketahui merupakan sumber albumin tinggi adalah ikan gabus (Channa striata)," ujar Ketua Tim, Asya Fathya Nur Zakiah, dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com, Senin (16/11/2015).
Dia menjelaskan, masyarakat di Makassar dan Suku Dayak di Kalimantan telah lama memanfaatkan ikan gabus, untuk mengobati luka khitan pada anak dan luka bersalin pada ibu yang baru melahirkan.
"Tujuan dari penelitian kami adalah mencari alternatif sumber albumin dari ikan lain dengan mengembangkan metode deteksi albumin melalui pendekatan gen mitokondria DNA," ujarnya.
Selain Asya, anggota tim lain ialah Ayu Ratih Purnamasari, Diva Rahma Nur Hafidah, Oki Setiawan, dan Istiani Novitasari.
Tim mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) serta Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) IPB dibawah bimbingan Dr Mala Nurilmala SPi, MSi.
Inovasi yang mereka buat telah menunjang metode deteksi albumin secara efektif dan efisien pada sejumlah jenis ikan.
Hasil penelitian membuktikan bahwa ikan toman (Channa micropeltes) dan betutu (Oxyeleotris marmorata) berpotensi menjadi alternatif sumber albumin.
Menurut sejumlah studi, albumin berperan dalam meningkatkan fungsi imun tubuh dalam proses penyembuhan luka.
"Tingginya kadar albumin di dalam tubuh juga membantu pembentukan jaringan baru dan memelihara keseimbangan cairan di dalam pembuluh darah," kata Ayu Ratih.
Pengadaan albumin katanya, untuk kasus bedah mencapai 91 persen dengan penggunaan 2/3 di bagian bedah dan 1/3 untuk penanganan penyakit dalam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ikan-gabus_20151116_095215.jpg)